
KUTIPAN – Ady Indra Pawennari, Ketua Umum Himpunan Penambang Kuarsa Indonesia (HIPKI) dan juga mantan Bendahara PWI Kepri Versi Ch Bangun ditangkap Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri.
Ady ditangkap diduga terlibat dalam kasus penipuan terkait proyek pematangan lahan di Kabupaten Bintan.
Kasubdit 1 Ditreskrimum Polda Kepri, AKBP Arthur Sitindaon mengatakan, penangkapan Ady Indra Pawennari berawal dari adanya laporan masyarakat. Berdasarkan laporan tersebut, AIP disebut tidak menyelesaikan pembayaran pematangan lahan senilai Rp1,8 miliar di kawasan Kijang, Kabupaten Bintan.
“Yang bersangkutan sudah kita amankan minggu lalu. Saat ini telah ditahan dan masih menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut di Polda Kepri,” kata AKBP Arthur, Kamis (27/2/2025).
Menurut Arthur, kasus ini bermula dari dugaan wanprestasi yang dilakukan AIP dalam transaksi pematangan lahan seluas 75.000 meter persegi. Hingga kini, pembayaran lahan tersebut belum diselesaikan oleh AIP, sebagaimana dilaporkan oleh pihak yang merasa dirugikan.
Pihak kepolisian sendiri saat ini masih membuka peluang untuk penyelesaian kasus ini melalui jalur perdamaian antara AIP dan pelapor.
“Namun, apabila kesepakatan tidak tercapai, proses hukum akan berlanjut hingga persidangan,” tutupnya.
Diketahui, Ady Indra Pawennari sebelumnya merupakan pengurus PWI Kepri dengan jabatan bendahara. Setelah berlangsung Konferprov Luar Biasa PWI Kepri, dia tidak lagi duduk di kepengurusan. (Yuyun).