
KUTIPAN – Kegiatan Safari Ramadan yang dilakukan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kepulauan Riau menjadi momentum berbagi bagi masyarakat sekitar.
Kegiatan tersebut berlangsung di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Dabo Singkep dan dirangkaikan dengan kegiatan bakti sosial kepada warga sekitar serta santunan bagi anak yatim-piatu dari panti asuhan.
Safari Ramadan itu juga diisi dengan kegiatan buka puasa bersama dengan warga binaan dan salat magrib berjamaah di musala Lapas Dabo Singkep pada Selasa (17/3/2026).
Kepala Lapas Kelas III Dabo Singkep, Yusrifa Arif, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Kepulauan Riau, Aris Munandar, selama bulan suci Ramadan.
“Dalam rangkaian safari Ramadan Kakanwil Ditjenpas Kepri yang dirangkainkan juga dengan kegiatan bakti sosial pada warga sekitar lapas dan juga pada adik-adik yatim-piatu dari panti asuhan,” ujar Yusrifa Arif.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan mempererat silaturahmi, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat di sekitar lingkungan lapas.
Yusrifa Arif berharap kegiatan yang dilaksanakan selama Ramadan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.
Ia mengatakan pihaknya ingin menunjukkan bahwa lembaga pemasyarakatan tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembinaan narapidana, tetapi juga dapat memberikan kontribusi sosial kepada lingkungan.
“Harapannya tentu kami Lapas Kelas III Dabo Singkep dapat memberikan dampak positif pada masyarakat,” katanya.
Ia juga berharap masyarakat dapat melihat sisi lain dari para narapidana yang sedang menjalani masa pembinaan di dalam lapas.
“Kami berharap masyarakat melihat bahwa walaupun teman-teman kita narapidana berada di dalam mereka juga bisa memberikan hal-hal positif,” ujarnya.
Selama bulan suci Ramadan, pihak Lapas Dabo Singkep juga menggelar berbagai kegiatan keagamaan bagi warga binaan.

Kegiatan tersebut di antaranya tadarus Al-Qur’an, salat tarawih berjamaah, serta berbagai aktivitas ibadah lainnya yang dilaksanakan secara rutin setiap hari.
“Selama Ramadan ini kita melaksanakan kegiatan mulai dari tadarus, salat tarawih dan juga kegiatan keagamaan lainnya,” kata Yusrifa.
Ia juga menyampaikan bahwa saat ini jumlah penghuni Lapas Dabo Singkep mencapai 60 orang warga binaan.
“Per hari ini isi Lapas Dabo 60 orang,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah anak yatim-piatu dari panti asuhan serta warga yang tinggal di sekitar Lapas Dabo Singkep juga menerima santunan.
Salah satu anak yatim-piatu penerima bantuan menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh pihak lapas.
Ia mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi mereka, terutama di bulan Ramadan.
Sementara itu, salah seorang warga sekitar lapas yang juga menerima bantuan turut menyampaikan apresiasi atas kegiatan sosial tersebut.
Menurutnya, bantuan yang diberikan sangat membantu masyarakat, terlebih menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri.
“Bantuan tersebut sangat membantu mengingat sebentar lagi Lebaran Idul Fitri,” ujarnya.
Kegiatan bakti sosial tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan antara Lapas Dabo Singkep dengan masyarakat sekitar sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di bulan suci Ramadan.




