
KUTIPAN – Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Basarnas Natuna menggelar sosialisasi edukasi keselamatan di laut yang berlangsung di ruang pertemuan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Serasan, Kecamatan Serasan. Rabu, (22/04).
Kegiatan ini diikuti oleh para kepala desa se-Kecamatan Serasan dan Serasan Timur, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta masyarakat nelayan yang sehari-hari menggantungkan hidup dari aktivitas di laut.
Sosialisasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya keselamatan saat beraktivitas di perairan, mengingat tingginya potensi risiko kecelakaan laut di wilayah kepulauan.
Saat dikonfirmasi, Kepala KPP Basarnas Natuna, Abdul Rahman, menegaskan bahwa edukasi keselamatan merupakan langkah penting dalam upaya pencegahan kecelakaan.
“Edukasi ini sangat penting dilakukan untuk keselamatan, khususnya bagi masyarakat nelayan agar lebih memahami risiko di laut dan cara mengantisipasinya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, masih ditemukan nelayan yang belum sepenuhnya memperhatikan standar keselamatan, seperti tidak menggunakan pelampung (life jacket), tidak membawa alat komunikasi, serta minimnya pengetahuan terkait prosedur darurat.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diberikan materi terkait keselamatan dasar di laut, penggunaan alat keselamatan, serta langkah-langkah yang harus dilakukan saat menghadapi kondisi darurat, seperti kapal bocor, cuaca buruk, maupun kecelakaan di laut.
Selain penyampaian materi, Basarnas juga memberikan simulasi sederhana agar peserta lebih memahami secara langsung tindakan yang harus dilakukan dalam situasi darurat.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, masyarakat bisa lebih waspada, siap, dan mengutamakan keselamatan saat melaut, sehingga risiko kecelakaan dapat diminimalisir,” tambahnya.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Basarnas dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun budaya keselamatan di wilayah pesisir.




