
KUTIPAN – Kebakaran lahan seluas kurang lebih 1,5 hektare terjadi di Jalan Aeroteng, RT 002/RW 001, Desa Jagoh, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Senin (2/3/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.
Peristiwa tersebut terjadi di area dekat perkebunan milik BUMDes Jagoh. Mendapat laporan adanya kebakaran, tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Lingga Unit Dabo Singkep langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
Sebanyak 15 personel Damkar diterjunkan ke lapangan. Operasi pemadaman dipimpin langsung oleh Danton Damkar Lingga Unit Dabo Singkep, Ikmal Hakim.
Turut terlibat dalam penanganan kebakaran tersebut, tiga anggota BPBD serta tiga anggota Polri.
Danton Damkar Lingga Unit Dabo Singkep, Ikmal Hakim menjelaskan, pihaknya menerima laporan kebakaran dari perangkat desa setempat.
Ia mengatakan, laporan pertama diterima oleh petugas regu dua.
“Laporan diterima sekitar pukul 13.00 WIB. Petugas damkar regu 2 menerima laporan dari saudari Sumarni, Kadus 1 Desa Jagoh bahwa ada kebakaran lahan/hutan di dekat daerah perkebunan BUMDes Jagoh,” ujar Ikmal Hakim saat dikonfirmasi.
Setelah menerima informasi tersebut, petugas piket bersama seluruh anggota Damkar Dabo Singkep langsung menuju lokasi kejadian.
“Mendapat informasi itu petugas piket dan semua anggota Damkar Dabo langsung menuju ke lokasi dan melakukan pemadaman,” lanjutnya.
Api yang membakar lahan dengan estimasi luas sekitar 1,5 hektare berhasil dikendalikan setelah upaya pemadaman intensif selama kurang lebih dua jam.
“Lahan yang terbakar kurang lebih 1,5 hektare. Dengan kerja sama pemadaman tersebut berhasil dilakukan sekira pukul 15.00 WIB,” jelas Ikmal.
Proses pemadaman berlangsung dengan koordinasi yang baik antara Damkar, BPBD, dan aparat kepolisian. Hingga api berhasil dipadamkan, tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Petugas memastikan titik api benar-benar padam untuk mencegah potensi kebakaran susulan, mengingat lokasi berada di area perkebunan dan lahan terbuka yang rawan api cepat menyebar.
Pihak Damkar Lingga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melakukan aktivitas di lahan terbuka, guna mencegah terjadinya kebakaran serupa.




