
KUTIPAN – Menjelang azan magrib berkumandang di Jalan Garuda, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Sabtu (28/2/2026), sejumlah pengendara memperlambat laju kendaraan mereka. Di tepi jalan, jajaran Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Lingga membagikan paket takjil kepada warga yang melintas di jalan tersebut.
Sebanyak 100 paket takjil disiapkan dan dibagikan kepada pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas. Kegiatan itu menjadi bagian dari aksi sosial Ramadan yang diinisiasi Disperindagkop UKM Lingga.
Kepala Disperindagkop UKM Lingga, Febrizal Taufik, menyebut kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang belum sempat tiba di rumah saat waktu berbuka puasa.
“Kita hanya ingin berbagi kepada masyarakat untuk mereka berbuka puasa dirumah,” kata Taufik, Sabtu (28/2/2026).
Ramadan, menurutnya, bukan sekadar momentum ritual keagamaan, tetapi juga ruang untuk memperkuat solidaritas sosial. Ia menilai aksi sederhana seperti berbagi takjil dapat menjadi medium mempererat relasi antara pemerintah daerah dan warga dan tangan-tangan orang yang memiliki rejeki untuk berbagi.
Kata Taufik, pria yang pada hari itu bertepatan dengan hari kelahirannya tersebut mengatakan, meski dalam bentuk sederhana, paket takjil yang dibagikan diharapkan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Takjil diharapkan dapat membantu masyarakat membatalkan puasa tepat waktu,” ujarnya.
Di lokasi kegiatan, interaksi hangat tampak terjalin. Pengendara yang menerima paket takjil menyampaikan terima kasih, sementara petugas membagikan bingkisan dengan tertib di sisi jalan.
Aksi berbagi ini sekaligus menjadi penegasan bahwa Ramadan dimaknai sebagai bulan untuk saling membantu dan memperluas empati sosial. Di tengah mobilitas warga menjelang berbuka, ruang-ruang kecil kepedulian seperti ini menjadi pengingat bahwa solidaritas dapat hadir dalam bentuk yang sederhana.
Melalui kegiatan tersebut, Disperindagkop UKM Lingga berharap semangat berbagi tidak berhenti pada satu momentum, melainkan tumbuh sebagai kebiasaan sosial yang berkelanjutan di tengah masyarakat Kabupaten Lingga.




