Kecanduan Game Online, Dua Anak Dibawah Umur Nekat Bobol Indomaret di Kavling Senjulung Kabil

WhatsApp Image at

Kecanduan game online, dua anak dibawah umur nekat bobol pintu Indomaret Kavling Senjulung, Simpang Ibnu Sina, Kelurahan Kabil Kecamatan Nongsa, pada Rabu (1/12/2021).

Harris Resort Batam

Kapolsek Nongsa Kompol Yudi Arvian, SIK mengatakan, kedua pelaku berhasil diamankan pada Sabtu (5/2/2022) sekira pukul 21.00 WIB di tempat berbeda-beda.

“Pelaku berinisial DM (17) yang merupakan residivis dan status tidak bekerja diamankan di Simpang Ibnu Sina Kavling Senjulung Kabil dan DS (16) status pelajar diamankan di Kavling Baru Kelurahan Kabil Kecamatan Nongsa,” ucap Kapolsek Nongsa Kompol Yudi Arvian, SIK didampingi Kanit Reskrim Polsek Nongsa Iptu Sofyan Rida, SH, MH dan Kasi Humas AKP Tigor Sidabariba, SH, pada Jum’at (11/2/2022).

Dijelaskan Yudi, untuk modusnya kedua pelaku memanjat ruko dari lantai 2 dengan mencongkel pintu kaca. Setelah terbuka mereka berdua mendorong teralis masuk ke dalam dan langsung menuju ke kasir yang berada di lantai satu.

“Kedua pelaku membongkar kasir yang berada di lantai satu dan mengambil uang serta rokok yang ada disekitar kasir. Setelah berhasil mereka kabur,” ucap Yudi.

Setelah mendapat laporan dari masyarakat, unit Reskrim Polsek Nongsa langsung turun ke TKP dan melakukan pengecekan CCTV yang ada di Indomaret tersebut.

“Dari pengecekan CCTV terdapat ciri pelaku sehingga tim langsung melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan kedua pelaku,” jelas Yudi.

Yudi menambahkan, dari rekaman CCTV terlihat bahwa saat kejadian kedua pelaku menggunakan topeng dan kaos sebagai penutup muka untuk menutupi wajah dari CCTV.

“Menurut pengakuan kedua pelaku, uang hasil kejahatan tersebut digunakan untuk membeli chip Higgs Domino Island,” kata Yudi

Saat penangkapan kedua pelaku tidak ada perlawanan dan langsung diamankan ke Polsek Nongsa untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

“Kedua pelaku dikenakan Pasal 363 Ayat 2 KUHP Junto Undang-Undang No. 1 tahun 2012 dengan ancaman 9 tahun penjara,” pungkasnya.

(Yyn)

Pemkab Karimun