
KUTIPAN – DPRD Kota Batam langsung mengarahkan hasil reses sebagai fondasi penyusunan APBD 2027. Dalam rapat paripurna yang digelar Rabu pagi 29 April 2026, seluruh fraksi menyerahkan laporan yang merangkum kebutuhan riil masyarakat dari infrastruktur hingga pendidikan untuk segera diterjemahkan menjadi program konkret.
Ketua DPRD Batam, Muhammad Kamaluddin, memimpin sidang bersama Wakil Ketua I, Aweng Kurniawan dan Wakil Ketua III, Muhammad Yunus Muda. Wali Kota Batam Amsakar Achmad hadir bersama jajaran Pemko, BP Batam, Forkopimda, hingga tokoh masyarakat.
Paripurna memadatkan tiga agenda dalam satu forum. Setelah menuntaskan penyampaian Ranperda perubahan Perda Nomor 11 Tahun 2013 tentang pengelolaan persampahan, DPRD langsung masuk ke inti laporan hasil reses Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026.
Kamaluddin menegaskan, reses bukan sekadar formalitas. Anggota dewan wajib turun, menyerap aspirasi, lalu melaporkannya secara resmi sesuai regulasi.
“Dalam rapat Paripurna tersebut, fraksi-fraksi menyampaikan hasilnya sebagai pijakan kebijakan,” tegas Kamaluddin, Rabu (6/5/2026).
DPRD juga mempercepat mekanisme. Seluruh fraksi sepakat menyerahkan laporan secara tertulis agar pembahasan lebih efisien dan fokus pada substansi.
Fraksi NasDem membuka penyampaian melalui juru bicara Muhammad Dyco Barcelona Maryon, disusul Fraksi Gerindra lewat Muhammad Rudii yang menyoroti kebutuhan laptop sekolah untuk mendukung ujian TKA.Pantai & Kepulauan
Fraksi PDI Perjuangan, Golkar, PKS, dan PKB kemudian menyusul. Rangkaian ditutup fraksi gabungan PAN–Demokrat–PPP serta Hanura–PSI–PKN.
DPRD tidak berhenti pada laporan. Kamaluddin langsung mengunci arah, seluruh hasil reses menjadi pokok pikiran DPRD yang wajib masuk dalam perencanaan pembangunan daerah.
“Hasil ini menjadi masukan utama dalam program dan kegiatan pembangunan, serta bagian tak terpisahkan dari penyusunan APBD tahun mendatang,” ujarnya.
Dengan langkah itu, DPRD Batam menegaskan satu hal aspirasi warga kini resmi naik level dari catatan lapangan menjadi dasar anggaran 2027.***
Laporan: Yuyun Editor: Afrizal




