Bupati Lingga : Talam Sehidang Harus Jadi Ikonik Desa Tanjung Harapan

  • Bagikan
Bupati Lingga Muhammad Nizar saat diwawancarai ketika meninjau stand pameran Kelurahan Sungai Lumpur | Foto : Pandi

KUTIPAN.CO – Bupati Lingga, Muhammad Nizar berharap acara Talam Sehidang jadi ikonik Desa Tanjung Harapan dan menjadi event tahunan.

Hal itu diutarakan Muhammad Nizar saat hadir dipuncak acara Talam Sehidang yang berlangsung di halaman kantor Desa Tanjung Harapan, pada Rabu (05/02/2022) malam.

“Jadi ini diharapkan nanti kedepan, ini menjadi ikonik dari Desa Tanjung Harapan dengan membuat event tahuhan atau pada event-event tertentu yang dilakukan seperti ini,” kata Bupati Lingga saat diwawancarai ketika meninjau stand pameran Kelurahan Sungai Lumpur

Bupati Lingga menyebutkan, acara Talam Sehidang harus menjadi ikon Desa Tanjung Harapan, kedepan diminta untuk melakukan koordinasi pada Pemerintah Daerah dengan tujuan kegiatan atau acara serupa dapat dikemas lebih baik agar dapat memberikan hiburan, edukasi pada generasi mendatang dan melestarikan budaya melayu serta dapat berdampak pada perekonomian masyarakat.

“Ini harus jadi ikonik untuk Desa Tanjung Harapan bukan di desa-desa yang lain. Kedepan, ini harus koordinasi dengan OPD teknis supaya dapat dikemas menjadi lebih baik lagi,” kata Bupati Lingga.

Melihat dan merasakan langsung nuansa acara tersebut, Muhammad Nizar sangat apresiasi pada pihak desa dan masyarakat yang mana menurut Bupati Lingga meski acara Talam Sehidang perdana digelar namun dengan kekompakan penyelengara dan masyarakat setempat acara bernuansa melayu tempo dulu itu berjalan dan dikemas dengan sangat baik.

“Pemerintah daerah memberikan apresiasi pada Desa Tanjung Harapan dan segenap masyarakatnya dengan bergotong royong mampu untuk meng-kemas kegiatan ini dengan begitu baik,” kata Bupati Lingga

Sementara itu Kepala Desa Tanjung Harapan, Irwansyah mengatakan, acara Talam Sehidang yang diselenggarakan bersumber dana dari swadaya dan gotong royong masyarakat Desa Tanjung Harapan. Lalu untuk stand pameran pihaknya mengundang seluruh desa dan kelurahan se-Kecamatan Singkep.

“Acara ini merupakan swadaya dan gotong royong masyarakat desa kami. Ini yang perdana, untuk stand pameran di acara ini kami mengundang peserta undangan dari desa dan kelurahan se-Kecamatan Singkep,” ungkap Irwansyah

Di stand pameran peserta undangan dari desa dan kelurahan menampilkan berbagai macam makanan khas melayu, kerajinan tangan, alat musik melayu dan sebagainya yang bernuasa melayu.

Pada stand pameran yang terdapat pada acara itu peserta dari desa atau kelurahan yang terdapat di acara tersebut kental bernuasa melayu dan menampilkan makanan khas melayu.

Mulai dari berpakaian, hingga penyajian makan di stand ataupun di meja undangan dihidangkan dengan tata cara ber-talam dan manyantapnya dengan berhadap-hadapan, sajian makananya pun makanan khas melayu.

(Pnd)

  • Bagikan