
KUTIPAN – Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna melalui Pos SAR Anambas bergerak cepat menindaklanjuti laporan kecelakaan laut yang menimpa sebuah kapal pompong milik nelayan di perairan Kepulauan Anambas, Senin (20/4).
Informasi yang diterima menyebutkan bahwa kapal tersebut mengalami kerusakan mesin sejak dini hari sekitar pukul 03.30 WIB, sehingga tidak dapat melanjutkan pelayaran.
Setelah melakukan pengumpulan data awal, pada pukul 09.30 WIB tim SAR langsung diberangkatkan menggunakan RIB 02 Natuna bersama unsur SAR gabungan untuk melakukan evakuasi.
Upaya pencarian membuahkan hasil, di mana kedua nelayan bersama kapal pompong ditemukan pada koordinat 3° 17.064′ LU dan 106° 9.342′ BT, atau sekitar 10 mil laut dari Pos SAR Anambas.
Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, memastikan bahwa proses evakuasi berjalan dengan aman dan lancar. Ia menyampaikan bahwa dua nelayan yang diketahui bernama Hasan dan Evan berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.
“Syukur alhamdulillah, kedua korban dapat ditemukan dengan selamat dan telah dievakuasi. Seluruh personel yang terlibat juga kembali dalam keadaan aman,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan operasi ini tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak yang terlibat. Sejak awal menerima laporan, Pos SAR Anambas langsung berkoordinasi dengan berbagai unsur seperti Lanal Tarempa, Polairud Polres Anambas, BPBD Anambas, HNSI, serta masyarakat setempat.
Menurutnya, kerja sama yang solid menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pencarian hingga evakuasi korban.
Sekitar pukul 11.32 WIB, kedua nelayan kemudian dipulangkan ke keluarga masing-masing. Seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat juga telah kembali ke satuan dengan selamat.
Sebagai langkah pencegahan, Kantor SAR Natuna kembali mengingatkan para pengguna transportasi laut agar selalu memastikan kondisi kapal, khususnya mesin, alat komunikasi, serta perlengkapan keselamatan sebelum melaut, guna menghindari kejadian serupa.




