
KUTIPAN – Antrean panjang kendaraan terlihat memadati Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, setelah Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite kembali tersedia pada Minggu (5/4/2026).
Kondisi tersebut terjadi setelah SPBU sempat tutup selama hampir dua pekan akibat kehabisan stok Pertalite. Penutupan itu membuat warga kesulitan mendapatkan bahan bakar untuk kebutuhan sehari-hari.
Selama masa kelangkaan, masyarakat terpaksa mencari BBM di kios-kios kecil yang tersebar di pinggir jalan. Namun, ketersediaan bahan bakar di kios tersebut tidak menentu.
Bahkan, warga harus rela mengantre sejak siang hingga malam hari demi mendapatkan BBM, meskipun tidak selalu berhasil membawa pulang bahan bakar yang dibutuhkan.
Salah seorang warga yang ikut mengantre di SPBU mengaku bersyukur atas kembalinya pasokan Pertalite. Ia mengatakan kondisi ini sangat membantu aktivitas masyarakat yang sebelumnya terganggu akibat kelangkaan BBM.
“Alhamdulillah SPBU buka. Sejak SPBU tutup susah sekali dapat Pertalite. Di kios pinggir jalan pun tidak selalu ada,” ujarnya.
Warga lainnya juga menyampaikan hal serupa. Ia mengaku lega dengan kembali beroperasinya SPBU sehingga masyarakat tidak perlu lagi mencari BBM ke berbagai tempat.
“Syukur SPBU sudah buka kembali, jadi tidak perlu lagi mencari minyak ke mana-mana seperti sebelumnya. Sekarang sudah lebih mudah,” katanya.
Kembalinya distribusi Pertalite di wilayah Dabo Singkep diharapkan dapat mengurai antrean dan menormalkan kembali aktivitas masyarakat dalam beberapa hari ke depan.




