10 Juru Parkir Liar di Kota Batam Diringkus Polisi

  • Bagikan
Juru Parkir Liar di Kota Batam

KUTIPAN.CO – Sepuluh juru parkir liar di Kota Batam diamankan Satreskrim Polresta Barelang dalam rangka operasi pemberantasan premanisme.

Kesepuluh tersangka telah melanggar Pasal 7 dan Pasal 62 Jo Pasal 12 Ayat 1 Peraturan Daerah Kota Batam Nomor 3 Tahun 2018 tentang penyelenggaraan dan retribusi parkir.

“Kejadian berawal dari laporan masyarakat melalui 110 pelayanan pengaduan Polresta Barelang bahwasanya telah terjadi pungutan liar parkir yang melebihi batas jam yang ditentukan yakni pukul 22.00 Wib,” ujar Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Andri Kurniawan, SIK, MH di dampingi Kasi Humas Polresta Barelang, Iptu Tigor Sidabariba, SH, di Lobby Utama Mapolresta Barelang, pada Sabtu (12/06/2021)

Setelah dilakukan pengecekan bahwa benar terdapat 10 orang laki-laki pelaku pelanggar pungutan liar parkir yang berinisial SG, Fl, H, HS, TH, T, FA, WS, SM dan B.

Baca Juga : Ini Dia Wajah Koordinator Pungli di JICT

“Pungutan liar tersebut terjadi di parkiran Alfamart depan Square Penuin Kecamatan Lubuk Baja, parkiran depan Bank BRI Nagoya, parkiran nasi goreng goyang lidah Jodoh, parkiran sate jawa Jodoh, parkiran depan time zone Lubuk Baja, parkiran nasi ayam siang malam, parkiran BCA Newton dan parkiran depan Alfamart Penuin,” jelas Kompol Andri.

Selanjutnya pada pukul 23.00 Wib dilakukan penangkapan terhadap 10 pelaku serta dibawa ke Polresta Barelang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan yakni 1 lembar pecahan uang Rp. 10.000, 6 lembar pecahan uang Rp. 5.000, 32 lembar pecahan uang Rp. 2.000, 33 lembar pecahan uang Rp. 1.000 dan 40 keping pecahan uang Rp. 500.

“Polresta Barelang akan tetap gencar melakukan operasi terhadap premanisme yang melakukan pemungutan liar di Kota Batam,” tegasnya.

Kompol Andri menambahkan, terkait dengan mengamankan 10 pelaku ini tidak menutup kemungkinan ada oknum yang melindungi perbuatan pelaku ataupun terorganisir, untuk itu pihaknya akan terus mendalaminya.

“Kita mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Batam agar tidak mudah dan percaya dengan pungutan pungutan liar seperti memberikan uang parkir kepada seseorang diatas pukul 22.00 Wib sesuai dengan ketentuan,” katanya

Sambung dia, apabila menemukan hal tersebut segera melaporkan ke Polresta Barelang melalui call centre (layanan pengaduan 110).

Atas perbuatannya pelaku di hukum dengan ancaman hukuman pidana kurungan paling lama 3 bulan atau denda Rp. 50 juta dan akan di proses hukum dalam bentuk sidang TIPIRING di Pengadilan Negeri Batam.


Laporan : Yuyun
Editor : Fikri

  • Bagikan