
KUTIPAN – Seorang pemuda asal Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, dilaporkan hilang kontak sejak 18 Februari 2026 saat dalam perjalanan menuju Kota Batam.
Pemuda tersebut adalah Muhammad Sahri (30), yang akrab disapa Aren. Ia berangkat dari Desa Kelumu menggunakan kapal pompong dengan tujuan Batam untuk bekerja dan membantu perekonomian keluarga.
Sejak keberangkatannya, keluarga tidak lagi dapat menghubungi Aren. Kondisi tersebut membuat keluarga diliputi kecemasan dan terus menantikan kabar tentang keberadaannya.
Kapolsek Singkep Barat Iptu Young Risa bersama Wakapolsek Ipda Cristopel Sianipar mengunjungi rumah keluarga Aren di Kampung Ciklatif, Desa Sungai Harapan, Rabu (25/2/2026).
Kunjungan itu dilakukan untuk memberikan dukungan moril sekaligus memastikan proses pencarian terus berjalan.
Suasana haru menyelimuti pertemuan tersebut. Ibu Aren tak kuasa menahan tangis saat menceritakan kepergian anaknya.
“Kami hanya ingin Aren kembali. Itu saja harapan kami,” ujarnya dengan suara lirih.
Menurut keluarga, kepergian Aren dilandasi niat untuk memperbaiki kondisi ekonomi dan membantu orang tua. Namun, niat tersebut berubah menjadi kekhawatiran setelah ia tidak lagi dapat dihubungi di tengah perjalanan.
Kapolsek Singkep Barat Iptu Young Risa menyampaikan empati mendalam atas musibah yang dialami keluarga.
“Kami turut merasakan kesedihan yang dialami keluarga. Percayalah, kami akan berupaya semaksimal mungkin dan terus berkoordinasi dengan instansi terkait perkembangan dalam proses pencarian. Kami mohon keluarga tetap sabar dan terus berdoa,” kata Young.
Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan tinggal diam dan akan terus memantau setiap perkembangan informasi di lapangan.
Kunjungan tersebut turut dihadiri Camat Singkep Barat, kepala desa, serta perangkat Desa Sungai Harapan sebagai bentuk dukungan bersama kepada keluarga.




