
KUTIPAN – Kabupaten Lingga terus bergerak maju dalam upaya menciptakan regulasi yang tepat guna dan bermanfaat bagi masyarakat. Pada 10 Maret 2025, Bupati Lingga, Muhammad Nizar, menyampaikan tanggapannya terhadap pandangan umum fraksi DPRD Kabupaten Lingga mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang sedang dalam pembahasan.
Dalam pidato resminya, Bupati Lingga menegaskan pentingnya kerja sama antara eksekutif dan legislatif dalam merumuskan kebijakan yang dapat membawa perubahan positif bagi daerah.
Acara yang berlangsung di Daik Lingga tersebut dihadiri oleh berbagai elemen pemerintahan dan tokoh masyarakat, termasuk Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota DPRD, Sekretaris Daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, serta para camat, lurah, dan kepala desa. Hadir pula perwakilan dari sektor perbankan dan tokoh masyarakat yang ikut serta memberikan dukungan dalam pembahasan regulasi ini.
Pentingnya Sinergi Eksekutif dan Legislatif dalam Pembangunan Daerah
Dalam pidatonya, Bupati Lingga mengapresiasi seluruh fraksi DPRD yang telah memberikan pandangan umumnya terhadap Ranperda yang diajukan oleh pemerintah daerah. Menurutnya, setiap masukan, kritik, dan saran dari legislatif sangat berharga dalam memastikan kebijakan yang disusun benar-benar mengakomodasi kepentingan masyarakat.
“Kami menyampaikan rasa terima kasih kepada fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Lingga yang telah menyampaikan pandangan umumnya atas Rancangan Peraturan Daerah yang telah kami ajukan. Kami berharap, melalui diskusi yang konstruktif, kita dapat melahirkan kebijakan yang mampu membawa perubahan nyata bagi Kabupaten Lingga,” ujar Bupati Nizar dalam pidatonya.

Bupati juga menekankan bahwa regulasi yang baik haruslah disusun dengan komunikasi yang intens antara pemerintah daerah dan DPRD. Oleh karena itu, ia menginstruksikan perangkat daerah yang menjadi leading sector dalam penyusunan Ranperda, seperti Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, untuk berkoordinasi secara aktif dengan Pansus DPRD.
“Kami berharap Ranperda ini dapat dibahas dan disetujui bersama sehingga dapat menjadi Peraturan Daerah yang menjadi petunjuk serta pedoman dalam pembangunan Kabupaten Lingga,” tambahnya.
Ranperda Sebagai Langkah Strategis untuk Pembangunan Berkelanjutan
Pemerintah Kabupaten Lingga menyadari bahwa kebijakan yang baik harus berpijak pada kebutuhan nyata masyarakat. Oleh karena itu, penyusunan Ranperda menjadi langkah penting dalam memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil memiliki dasar hukum yang jelas dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Beberapa bidang yang menjadi fokus dalam penyusunan Ranperda kali ini meliputi penguatan ekonomi daerah, peningkatan kesejahteraan sosial, serta penguatan politik dan pemerintahan yang lebih baik. Dengan adanya regulasi yang tepat, diharapkan masyarakat Lingga dapat merasakan dampak positif dari kebijakan yang diimplementasikan.
Bupati Lingga juga menegaskan bahwa pihaknya sangat terbuka terhadap berbagai masukan dari masyarakat. Baginya, regulasi yang baik bukan hanya berasal dari pemerintah semata, tetapi juga harus melibatkan aspirasi rakyat. Oleh sebab itu, komunikasi antara eksekutif, legislatif, dan masyarakat harus berjalan dengan baik.

“Setiap kebijakan yang kami buat bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, kami selalu membuka ruang dialog agar regulasi yang disusun benar-benar mencerminkan kebutuhan dan aspirasi rakyat,” ungkap Bupati Nizar.
Dukungan Penuh untuk Regulasi yang Berorientasi pada Kesejahteraan Rakyat
Selain menyampaikan apresiasi terhadap DPRD, Bupati Lingga juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam menjalankan regulasi yang telah disepakati. Menurutnya, Peraturan Daerah yang disusun tidak akan berhasil tanpa adanya dukungan penuh dari seluruh pihak, mulai dari aparatur pemerintah hingga masyarakat luas.
Dalam rangka memastikan efektivitas pelaksanaan regulasi, Pemerintah Kabupaten Lingga akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan kebijakan yang diambil. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap regulasi yang diterapkan, sekaligus memastikan bahwa kebijakan tersebut dapat berjalan sesuai dengan harapan.

Selain itu, Bupati Lingga juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam proses pembangunan daerah. Menurutnya, partisipasi masyarakat sangatlah penting dalam menciptakan Kabupaten Lingga yang lebih maju dan sejahtera.
“Kami berharap, setiap kebijakan yang diambil dapat berjalan dengan baik berkat dukungan dari semua pihak. Masyarakat juga memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah, sehingga kita dapat bersama-sama menciptakan Kabupaten Lingga yang lebih sejahtera dan berdaya saing,” tambahnya.