
KUTIPAN – Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan oleh Komunitas Literasi Katahalaman untuk menghadirkan kegiatan edukatif bagi masyarakat. Melalui program lapak baca dan kegiatan mewarnai gratis, komunitas ini mengajak anak-anak hingga masyarakat umum untuk lebih dekat dengan buku.
Kegiatan tersebut digelar di ruang publik Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, pada Minggu (15/03). Sejumlah buku disediakan secara gratis sehingga masyarakat dapat membaca dengan santai di area kegiatan.
Komunitas Literasi Katahalaman sendiri merupakan komunitas yang bergerak di bidang literasi dan berdiri sejak September 2025. Komunitas ini lahir dari inisiatif para pegiat literasi yang memiliki kepedulian terhadap rendahnya minat baca masyarakat.
Ketua Komunitas Literasi Katahalaman, Meidwix Syafnaraja Pratama Putra, mengatakan komunitas ini hadir untuk menciptakan ruang literasi yang inklusif dan mudah dijangkau oleh masyarakat.
“Di tengah perkembangan teknologi digital, minat membaca perlu terus didorong melalui kegiatan yang menyenangkan,” kata Meidwix.
Ia menjelaskan, kegiatan lapak baca di ruang publik pertama kali digelar pada 20 Desember 2025 lalu. Sejak saat itu, komunitas mulai aktif menghadirkan berbagai koleksi buku yang dapat dibaca secara gratis oleh masyarakat.
Dalam kegiatan ini, pengunjung tidak hanya dapat membaca buku. Anak-anak juga diajak mengikuti kegiatan mewarnai yang disediakan secara gratis oleh panitia.
Kegiatan tersebut dirancang sebagai cara yang santai dan menyenangkan untuk memperkenalkan dunia literasi kepada anak-anak sejak dini.
Beragam jenis buku tersedia di lapak baca ini. Mulai dari buku fiksi, nonfiksi, buku akademik, hingga buku bacaan khusus anak-anak.
Sebagian besar koleksi buku berasal dari buku pribadi para pengurus Komunitas Katahalaman. Selain itu, terdapat pula buku yang berasal dari hibah masyarakat serta pinjaman dari berbagai pihak yang mendukung gerakan literasi tersebut.
Selama ini, kegiatan lapak baca yang diinisiasi komunitas lebih sering dilaksanakan di Kota Tanjungpinang. Hal tersebut karena sebagian besar pengurus komunitas merupakan mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan di kota tersebut.
Namun, memanfaatkan masa libur perkuliahan, para pengurus komunitas berinisiatif menghadirkan kegiatan yang sama di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga.
Momentum tersebut dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk memperkenalkan gerakan literasi kepada masyarakat setempat.
Melalui kegiatan lapak baca ini, Komunitas Literasi Katahalaman berharap kebiasaan membaca dapat tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat.
Selain itu, komunitas juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam gerakan literasi dengan cara menyumbangkan buku.
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan kegiatan literasi seperti lapak baca ini dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai daerah.




