
KUTIPAN – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna melaksanakan apel gelar pasukan dan peralatan sebagai tanda dimulainya Siaga SAR Khusus dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026, Jumat (13/3).
Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor SAR Natuna dan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman.
Pelaksanaan siaga khusus ini mengacu pada Surat Berita SAR dari Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Nomor 2271/SAR/0326 tentang Pembukaan Siaga SAR Khusus Lebaran Tahun 2026/1447 H.
Dalam kesempatan tersebut, Abdul Rahman menyampaikan bahwa Siaga SAR Khusus Idul Fitri akan dilaksanakan selama 18 hari, terhitung mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026.
Kegiatan ini difokuskan pada pengamanan di sejumlah titik yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat selama arus mudik dan libur Lebaran, baik di Kabupaten Natuna maupun Kabupaten Kepulauan Anambas.
Beberapa lokasi yang menjadi perhatian meliputi sembilan pelabuhan penyeberangan domestik, dua bandar udara, serta sejumlah objek wisata pantai dan pulau yang biasanya ramai dikunjungi wisatawan saat libur panjang.
Untuk mendukung pelaksanaan siaga tersebut, Kantor SAR Natuna menyiagakan sebanyak 77 personel yang ditempatkan di lima Posko Siaga SAR. Posko tersebut berada di Kantor SAR Natuna, Pos SAR Anambas, Unit Siaga SAR Serasan, Unit Siaga SAR Pulau Laut, serta Unit Siaga SAR Jemaja.
Selain itu, berbagai sarana dan prasarana pencarian dan pertolongan baik di laut maupun di darat juga telah disiapkan.
Abdul Rahman menegaskan bahwa seluruh personel berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama masa Siaga SAR Khusus Lebaran.
Pelayanan tersebut dijalankan dengan menjunjung tinggi nilai-nilai pelayanan publik seperti profesionalitas, akuntabilitas, kompetensi, kerja sama, serta kemampuan beradaptasi dan berkolaborasi.
Ia juga mengingatkan seluruh personel yang terlibat agar selalu memperhatikan kondisi cuaca, menjaga kesehatan, serta memastikan seluruh peralatan dan armada SAR dalam kondisi siap pakai.
“Saya berharap seluruh personel yang bertugas selalu menjaga kondisi fisik dan memastikan seluruh peralatan SAR berada dalam keadaan siap digunakan kapan saja apabila terjadi situasi darurat,” ujarnya.




