Connect with us

Batam

Aice Group Bersama KSP dan GP Ansor Distribusikan 5 Juta Masker Shield di Kota Batam

Published

on

Aice Group Bersama KSP dan GP Ansor

KUTIPAN.CO – Aice Group bersama Kantor Staf Presiden (KSP) dan Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) memberikan pendistribusian 5 Juta Masker Medis Aice-SHIELD di wilayah Kota Batam, di Lantai 4, Aula Kantor Pemko Batam, Rabu (21/1/2021).

Juru Bicara sekaligus Brand Manager Aice Group Sylvana, mengatakan bahwa perusahaannya telah sepakat bersama KSP dan GP Ansor dalam menjalankan aktivitas kongkret melawan virus berbahaya ini.

“Aice menilai setidaknya ada dua kunci sukses keberhasilan yang saling berkorelasi dalam menimalisasi penularan. Daya tahan masyarakat suatu daerah dalam melawan virus korona sangat ditentukan oleh adanya integrasi kepemimpinan yang tegas dengan partisipasi tinggi masyarakat menjalankan Prokes,” ujar Sylvana.

Sylvana menilai bahwa keterbatasan jumlah tempat tidur dan fasilitas kurasi di rumah sakit khusus pasien Covid-19 harus dipertimbangkan. Pencegahan penularan di kelompok masyarakat yang rentan tertular virus jahat ini.

Ia mengharapkan, gerakan Aice Group bersama KSP dan GP Ansor dalam mengalokasikan 150 ribu masker medis 3-ply ke Batam di pertengahan Januari ini akan efektif perburukan situasi.

Batam sebagai salah satu pusat ekonomi terbesar Indonesia perlu terhindar dari pandemi. Keterbatasan di infrastruktur kurasi sudah makin terlihat, dimana jumlah dokter dan Nakes akan kesulitan menyembuhkan seluruh warga.

Aice Group Bersama KSP dan GP Ansor

Keterbatasan fasilitas rumah sakit dan tingginya jumlah kematian Dokter dan Nakes yang cukup tinggi harus kita waspadai. Kita perlu bersama-sama dengan sekuat tenaga membatasi penularan.

Baca :  Berhasil Lulus, Pelajar SMA Negeri 2 Wariskan Seragam Putih-Abu Pada Adik Kelas

Aice Group berharap misi kemanusiaan 5 juta masker medis ini akan memperkuat langkah vaksinasi yang sedang berjalan. Mudah-mudahan 2021 akan menjadi tahun terakhir pandemi untuk bangsa kita, pungkas Sylvana.

Sementara itu, ditempat yang sama Ketua Pengurus Wilayah GP Ansor Kepulauan Riau, Rahmad Budi Harto mengatakan bahwa misi kemanusiaan organisasinya bersama produsen es krim nasional ini adalah gerakan lintas kelompok masyarakat.

Ansor, Aice dan KSP melibatkan semua elemen masyarakat dari semua suku, agama maupun kelompok profesi di Batam.

“Misi kemanusiaan yang telah berjalan sejak April saat pandemi baru melanda Indonesia menempatkan diri di garda depan yang riil memperkuat titik terlemah infrastruktur dalam melawan virus jahat ini. Kelompok masyarakat paling rentan tertular menjadi titik fokus utamanya,” ucapnya.

Budi menambahkan, GP Ansor, Aice dan kalangan dokter dan Nakes sudah melakukan banyak langkah perbaikan sejak awal pandemi di Indonesia.

Pada April tahun lalu, Aice dan GP Ansor mendistribusikan Alat Pelindung Diri (APD) yang kala itu sangat langka di kalangan Nakes. Ansor dan Aice Group masuk ke belasan rumah sakit di wilayah Jabodetabek, Rembang dan Wisma Atlet untuk mengantarkan APD dan sejuta es krim untuk Nakes.

Saat itu, Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas yang belum lama masuk Kabinet sebagai Menteri Agama mengatakan bahwa Ansor akan berada di garda depan dalam memperbaiki kondisi negeri saat pandemi ini. Pria yang kerap dipanggil Gus Yaqut ini memerintahkan Ansor dan Banser untuk memperkuat perlindungan keselamatan nyawa Nakes dengan APD yang lengkap.

Selain itu, sejuta es krim Aice juga didistribusikan GP Ansor dan Aice ke kalangan dokter dan Nakes. Ia meyakini es krim akan menimbulkan keceriaan di kalangan Nakes yang sudah lelah jiwa dan raganya saat awal pandemi tersebut.

Baca :  Kunjungi Lingga : Dirjen Perikanan Budidaya, Kami Akan Datang Lagi

Budi juga menjelaskan bahwa GP Ansor Kepri akan memfokuskan 150 ribu masker medis SHIELD kali ini untuk memperkuat pertahanan diri beberapa kalangan masyarakat yang paling rentan tertular virus.

“Profesi penggali kubur, petugas sampah, Pedagang Kaki Lima, Ojek Online, santri, guru, dan kyai menjadi beberapa kalangan yang akan didahulukan menerima cukup masker medis berkualitas ini,” tambah Budi.

Ikhtiar kita saat ini adalah membuat 5 juta masker yang dibagikan ke masyarakat grass root yang rentan tertular bisa membangun ketangguhan bangsa kita melawan Covid-19.

“Insya Allah dengan semangat kekeluargaan dan kerja bersama konkrit ini, kita bisa mawas dan saling memperkuat diri satu sama lain. Insya Allah bangsa ini akan makin kuat dan rekat dalam menjalani cobaan, Amin,” pungkas Budi.


Reporter : Yuyun
Editor : Fikri

Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Populer Sepekan