
KUTIPAN – Solidaritas tanpa batas ditunjukkan oleh komunitas perantau di Bumi Berazam. Menanggapi duka akibat banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, Komunitas Anak Tapanuli Tengah (Tapteng) Kabupaten Karimun resmi melepas bantuan logistik untuk para korban pada, Minggu (21/12/2025).
Langkah mulia ini merupakan hasil dari gerakan kolektif selama satu pekan terakhir. Tidak hanya turun ke jalan melakukan penggalangan dana di titik-titik lampu merah, komunitas ini juga berhasil menggalang empati dari warga sekitar serta para karyawan perusahaan asal Tapteng yang bekerja di Karimun.
Ketua Komunitas Anak Tapteng Karimun, Ernis Hutabarat, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat sangat luar biasa.
”Dana yang terkumpul mencapai Rp60 juta. Semuanya kami konversikan menjadi 4 ton beras kemasan 25 kg. Selain itu, kami juga menyalurkan 120 karung pakaian layak pakai titipan warga yang peduli,” ujar Ernis.
Aksi kemanusiaan ini mendapat apresiasi langsung dari pucuk pimpinan Kabupaten Karimun. Bupati Iskandarsyah bersama Wakil Bupati Rocky Marciano Bawole hadir langsung pada Minggu sore untuk melepas armada pengangkut bantuan.
Menggunakan truk bantuan dari Pemkab Karimun, logistik tersebut bergerak menuju Pelabuhan Roro Parit Rempak, Kecamatan Meral, untuk menyeberang ke tanah Sumatera pada Minggu malam.
Bantuan beras sebanyak 4 ton tersebut diprioritaskan untuk menyokong kebutuhan logistik di empat titik dapur umum yang tersebar di wilayah Tapanuli Tengah.
“Kami mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada seluruh lapisan masyarakat Karimun. Ada yang bahkan datang langsung mengantarkan bantuan ke posko kami,” ucap Ernis.
“Estimasi perjalanan mobil yang membawa bantuan ini sekitar dua hari, semoga semua sampai dengan selamat dan tepat sasaran,” tutupnya penuh harap.
(Ami)





