WBP Rutan Batam Ikuti Pengobatan Gratis, Yan Patmos : Kesehatan Paling Utama

WhatsApp Image at

Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam bekerjasama dengan Komisi Keadilan Perdamaian Pastoral Migran dan Perantau (KKPPMP) Keuskupan Pangkalpinang melaksanakan kegiatan bakti sosial pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Batam, pada Selasa (19/4/2022).

Harris Resort Batam

Kegiatan pengobatan gratis yang diikuti oleh ratusan WBP Rutan Batam ini meliputi pemeriksaan gigi, penyakit kulit dan penyakit dalam.

Ketua KKPPMP Keuskupan Pangkalpinang, Romo Paschal mengatakan, bahwa ini merupakan kegiatan sosial yang bekerja sama dengan Rumah Sakit Elisabeth Batam Kota dan Komisi Keadilan Perdamaian Pastoral Migran dan Perantau (KKPPMP) Keuskupan Pangkalpinang.

“Kita ingin berbagi terutama untuk kesehatan para warga binaan yang ada di Rutan Barelang ini. Dan Alhamdulillah kegiatan ini diterima dan disambut baik oleh Kepala Rutan Kelas IIA Batam, bapak Yan Patmos,” ujar Romo.

Dijelaskan Romo, untuk saat ini sudah lebih 100 warga binaan yang sudah mendapatkan pelayanan kesehatan, dan ini saya kira kerjasama yang baik.

“Kedepan mungkin akan ada kerjasama-kerjasama lainnya yang bisa kami lakukan untuk warga binaan Rutan Batam,” kata Romo.

Sementara itu, untuk tenaga medis yang hadir hari ini ada 7 dokter, yakni 4 dokter gigi, 1 dokter penyakit dalam, 1 dokter kulit dan 1 dokter umum.

“Kita melakukan pemeriksaan kesehatan untuk mereka yang mengalami sakit gigi, penambalan gigi ataupun cabut gigi, ada juga penyakit kulit dan langsung kita kasih obat dan beberapa salep untuk warga binaan yang ada penyakit gatal,” tutup Romo.

Ditempat yang sama, Kepala Rutan Kelas IIA Batam, Yan Patmos memberikan ucapan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Romo dan rekan-rekan.

“Kami berterima kasih dan mengucapkan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Romo beserta teman-teman dari KKPPMP dan juga Rumah Sakit Elisabeth yang ada di Kota Batam,” ujar Yan.

“Warga binaan kita hari ini ada sekitar 1.017 orang dimana pelayanan kesehatan adalah yang sangat utama. Harapannya dengan adanya pengobatan gratis ini bisa memberikan motivasi bagi warga binaan untuk selalu menjaga kesehatan,” pungkasnya.