
KUTIPAN – Kehadiran perusahaan budidaya rumput laut Kebula di Pulau Lalang, Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau membawa angin segar bagi perekonomian warga setempat. Sejumlah masyarakat, khususnya kaum ibu, kini mendapatkan peluang kerja tambahan yang membantu kebutuhan sehari-hari.
Salah satu warga Pulau Lalang, Febriaya, mengaku bersyukur dengan adanya lapangan pekerjaan baru tersebut. Ia menyebut, meski penghasilan yang diterima tidak besar, namun cukup membantu ekonomi keluarga.
“Alhamdulillah meringankan beban masyarakat Pulau Lalang bisa bekerja di sini,” ujar Febriaya saat diwawancarai di Pulau Lalang, Sabtu (14/3/2026).
Febriaya menjelaskan, dirinya menerima upah harian sebesar Rp100 ribu. Selain itu, ada juga tambahan penghasilan dari pekerjaan pemasangan cincin rumput laut yang dihargai Rp5.000 per sekali kerja.

“Penghasilan kami, satu hari kami digaji Rp 100.000, kalau bagian pemasangan cincin Rp5.000 satu kali, tapi pun Rp5.000 kami dah merase bersyukur, sudah bisa membantu suami bekerja walaupun dengan Rp5.000,” ungkapnya.
Menurutnya, pekerjaan tersebut memberikan kesempatan bagi para ibu rumah tangga untuk tetap produktif tanpa harus meninggalkan keluarga dalam waktu lama.
Sementara itu, Kepala Desa Pulau Lalang, Idra, turut mengapresiasi kehadiran Kebula yang dinilai memberikan dampak ekonomi signifikan bagi masyarakat desa.

“Kami sangat berterima kasih pada Kebula telah membawa warna baru ke desa kami, itu berdampak ekonomi sangat baik,” kata Idra.
Ia juga menyebutkan, hingga saat ini sudah sekitar 40 ibu-ibu yang terlibat dalam kegiatan budidaya rumput laut tersebut.
Program ini diharapkan terus berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pulau Lalang secara berkelanjutan.(Ino/Dito)




