Connect with us

Update Covid-19 Lingga 2 April 2020 : 3 ODP, Berikut Jumlah Orang Cek Suhu Tubuh

Published

on

KUTIPAN.CO – Tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Lingga umumkan secara berkala melalui siaran pers terkait perkembangan update situasi Kabupaten Lingga per tanggal 02 April 2020 umumkan tiga warga Lingga berstatus ODP (Orang Dalam Pemantauan) Covid-19.

Melalui siaran pers tim gugus tugas Covid-19 Kabupaten Lingga menjelaskan jika situasi Kabupaten Lingga sampai dengan Kamis, 02 April 2020 telah menunjukkan jumlah kasus sebagai berikut :

Positif Covid-19 : 0
Meninggal Covid-19 : 0
Sembuh : 0

Sementara itu dari data siaran pers yang diterima, untuk ODP (Orang Dengan Pemantauan) menunjukkan hasil laporan kasus secara akumulatif 3 (tiga) ODP dan 0 (Nol) PDP.

“Perhari ini (Kamis, 2/4/2020) secara akumulatif 3 ODP. Tim gugus tugas setiap harinya melakukan pengecekan suhu tubuh di pelabuhan dan bandara,” kata Wirawan saat dikonfirmasi, Kamis (2/4/2020)



Meski Kabupaten Lingga telah melakukan Bloking Area yang dimaksud kapal angkut penumpang diberhentikan beroperasi, hanya kapal Roro dan Cargo angkut barang saja yang boleh beroperasi, yang diberlakukan sejak tanggal 28 Maret 2020 hingga 14 hari kedepan, pihak tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Lingga terus melakukan upaya pemantauan disejumlah titik kedatangan dan keberangkatan baik itu pelabuhan ataupun Bandara dengan memeriksakan suhu tubuh, dirincikan dari data siaran pers dengan rincian :

Pelabuhan Dabo 6 orang dengan suhu tubuh 0 ODP
Pelabuhan Pancur : 4 orang dengan suhu tubuh 0 ODP
Bandara Dabo 56 orang dengan suhu tubuh 0 ODP
Pelabuhan Roro Jagoh 52 orang dengan suhu tubuh 0 ODP
Pelabuhan Tajur Biru 5 orang dengan suhu tubuh 0 ODP

Kegiatan Surveilans Covid-19 (Pengumpulan, Pecatatan, Analisa Data, Pemantauan Penyebaran, Pengamatan dan deteksi dini dilakukan secara terus menerus) pada wilayah kerja 12 Puskesmas se-Kabupaten Lingga.

Terkait protokoler kesehatan Orang Dalam Pemantauan (ODP) dilakukan dengan isolasi mandiri, formulir pemantauan harian, edukasi promosi kesehatan oleh petugas kesehatan wilayah setempat selama 14 hari berturut-turut, dan secara ketat memantau kondisi kesehatan (Suhu Tubuh, Batuk, Sesak Nafas, Pneumonia ringan/berat) sampai dengan dinyatakan sehat selesai dalam pemantauan dengan pemberian surat keterangan selesai dalam pemantauan.

Penulis : Ramadhan
Editor : Fikri

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending