Connect with us

TPID Lingga Lakukan Pengumpulan Perkembangan Harga dan Stok Barang Jelang Idul Adha 1441 H

Kontributor

Published

on

TPID Lingga Lakukan Pengumpulan Perkembangan Harga dan Stok Barang Jelang Idul Adha 1441 H | Foto : Pandi

KUTIPAN.CO – Jelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah tahun 2020, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Lingga, lakukan pemantauan dan pengumpulan data perkembangan harga dan stok barang bahan pokok ke pasar Dabo Singkep.

Raswin Abdullah, Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan, Dinas Penanaman Modal, PTSP, dan Perdagangan, Kabupaten Lingga menyampaikan, bahwa pengumpulan perkembangan harga tersebut, untuk penghitungan tingkat inflasi, menjelang perayaan hari Raya Idul Adha 1441 H.

“Kegiatan ini sebenarnya dari Bidang Ekonomi, ini rutin dilaksanakan menjelang hari-hari besar keagamaan, tim TPID yang terdiri dari Dinas PMD, PTSP dan Perdagangan, dan Dinas pertanian, perikanan, serta dari unsur kepolisian, kita turun untuk mengumpulkan perkembangan harga dan dihitung, berapa tingkat inflasi menjelang hari besar tersebut,” kata Raswin pada wartawan di Pasar Dabo Singkep, Selasa (28/7/2020).

Raswin Abdullah, Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan, Dinas Penanaman Modal, PTSP, dan Perdagangan, Kabupaten Lingga | Foto : Pandi

Kalau nantinya inflasi tinggi, jelas Raswin, pihaknya akan melakukan kerja sama dengan Bulog untuk mengintervensi pasar, dan kegiatan ini juga untuk mengetahui sejauh mana ketersediaan stok barang, di beberapa agen khususnya di Dabo Singkep.

“Untuk output nya jika inflasinya tinggi, mungkin kita akan melakukan sesuatu kegiatan seperti bazar murah atau intervensi pasar, yang bentuknya bermacam-macam, bisa saja bagi beras gratis ataupun kerja sama dengan Bulog untuk mengintervensi pasar tersebut, minimal harga tidak terlalu tinggi di masyarakat, dan untuk mengetahui stok di beberapa agen besar di Kabupaten Lingga,” paparnya.

Razwin mengatakan, dari hasil pantauan yang dilakukan ditemukan adanya kenaikan harga pada komiditi Beras, untuk Beras Premium kenaikan rata-rata Rp250 per Kilogram nya, dan Rp200 per Kilogram untuk Beras Bulog, untuk perbandingan maka pihaknya akan mengumpulkan data lanjutan dan akan mencari tau penyebab kenaikan harga bahan pokok ini.

“Baru satu titik yang kita lihat, rencananya ada 4 titik, termasuk pasar ikan dan pasar sayur,” imbuhnya.

Penulis : Pandi | Editor : Fikri

KUTIPAN SMSI SMSI
LAPAS DABO IMIGRASI DABO
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending