Copyright © 2020 Kutipan.co

Hi, what are you looking for?

Riau

Tokoh Masyarakat Soroti Penyaluran BLT Tak Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19

Kerumunan warga saat pembagian BLT di salah satu kantor pos Kecamatan di Dumai | Foto : Xnewss

KUTIPAN.CO – Pembagian bantuan BLT (bantuan langsung tunai) tahap dua yang berlangsung di kantor pos, Kecamatan Bukit Kapur pada Minggu (7/6/2020) berlangsung sembrawut dan tidak menerapkan physical distancing, hal tersebut mendapat sorotan dari salah satu tokoh masyarakat Keluarahan Bagan Besar.

Menurut salah satu tokoh masyarakat bernama Hamdan ini, penyaluran bantuan BLT yang berlangsung di Kantor Pos tersebut tidak berjalan sesuai dengan protokol kesehatan sebagaimana yang telah dihimbau oleh pemerintah di tengah pandemi Covid-19.

“Menurut saya terjadinya kerumunan dan tidak menerapkan physical distancing disebabkan tidak adanya koordinasi antara pihak kantor pos dengan pihak lainnya yang tentunya dapat membantu dalam penyaluran bantuan BLT itu,” kata Hamdan, kepada Xnewss.com yang merupakan member media group kutipan.co

Lagi-lagi menurut kaca matanya, pembagian BLT di kantor pos tersebut sebenarnya menghindari kerumunan dan dapat diterapkan pengantirian yang tertata, sebab saat ini pemerintah sedang berupaya memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 dan meminta masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dan physical distancing.

Hal senda juga disampaikan oleh Amirsyah, penyebab kerumunan tersebut disebabkan karena tidak siapnya pihak kantor pos, bahkan kata Amirsyah, penerima bantuan bukan hanya berkerumun tetapi ada yang duduk dilantai menunggu antrian.

“Saya minta tim gugus tugas Covid-19 Dumai untuk dapat memberikan sanksi atau himbauan kepada pihak kantor pos yang telah mengabaikan protokol kesehatan Covid-19,” kata dia.

Sementara itu salah satu warga Bukit Nenas, Suryadi mengaku kecewa dengan mekanisme pembagian yang tidak mengindahkan protokol kesehatan tersebut, dan ia meminta jika perlu penyaluran BLT tidak dikantor pos namun dialihkan ke pihak kelurahan atau desa.

Menanggapi sejumlah keluhan tersebut, Camat Bukit Kapur Agus Gunawan mengatakan, jika demikian seharunya pihak kantor menerapkan pembagian per zona agar tidak terjadi antrian yang membludak dan tertata dengan baik.

“Memang dari awal saya melihat tidak benar begini, dimana sekarang kita lagi masa tahap sosialisasi pencegahan covid19, dituntut untuk menghindari kerumunan. Ini malah berkerumun, pada new normal,” kata Agus Gunawan.

Camat Bukit Kapur membeberkan, adapun pembagian BLT yang berlangsung tersebut yakni warga dari Kelurahan Bukit Nenas, Kelurahan Bagan Besar dan Kelurahan Kayu Kapur.

“Tiga keluarahn dan bantuan sebesar Rp 600 ribu ini akan diserahkan pada sekira 1500 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) secara tunai tanpa potongan,” kata dia.

Penulis : Tegar
Editor : Fikri

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply