fbpx
Copyright © 2020 Kutipan.co

Hi, what are you looking for?

Lingga

Tinggal Lanjutkan, Ini Langkah Strategis Nizar-Neko Terkait Suku KAT

Pemerintah Kabupaten Lingga DPRD Kabupaten Lingga TNI POLRI Solid dan Netral Sektor Unggulan Pemkab Lingga
nizar-neko
Paslon nomor urut 3 Muhammad Nizar dan Neko Wesha Pawelloy pada debat Pilkada 2020 (Foto : tangkap layar)

KUTIPAN.CO – Suku Komunitas Adat Terpencil (KAT) telah mendapat perhatian khusus pada pemerintahan AWe-Nizar dan saat ini tahun 2020 sudah membangun sanggar kegiatan belajar di Panggak Laut dan bekerjasama dengan Yayasan Kajang serta akademisi, kedepan Paslon nomor urut 3 Nizar-Neko tinggal melanjutkan dengan mensejalankan sesuai tujuan sasaran dan indikator.

Hal itu disampaikan calon Bupati Lingga Muhammad Nizar pada debat publik tahap I di sesi pertama terkait penyampaian strateginya dalam melindungi dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat suku laut di Kabupaten Lingga, yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Kabupaten Lingga, disiarkan langsung live facebook oleh KPU kabupaten Lingga, Rabu (4/11/2020)

“Strategi dari pasangan nomor urut 3 Nizar-Neko dalam penanganan Komunitas Adat Terpencil (KAT) yang ada di Kabupaten Lingga, berangakat dari visi mewujudkan Kabupaten Lingga sebagai Bunda Tanah Melayu yang maju dan sejahtera,” kata Muhammad Nizar

Lebih lanjut dijelaskan Nizar, maju dan sejahtera yang dimaksud yakni semua elemen masyarakat termasuk juga didalamnya suku Komunitas Adat Terpencil (KAT) yang kedepan harus mendapatkan pengakuan dari Pemda sesuai dengan program visi dan misi serta skala prioritas dengan indikator dan sasaran yang telah dipersiapkan.

Baca Juga :   Kasat Lantas Polres Lingga, Operasi Keselamatan Seligi 2020

“Tentunya kedepan nanti komunitas adat terpencil menjadi salah satu menjadi pusat perhatian kita, yang akan kami lanjutkan untuk mendapat tempat pengakuan dari pemerintah daerah kedepannya, sesuai dengan visi misi dan sasaran indikator yang telah kami miliki” ungkap Nizar

Pada zaman kepemerintahan AWe-Nizar, ia selaku Wakil Bupati Lingga sudah memulai memberikan perhatian dan telah bekerjasama dengan Yayasan Kajang serta beberapa akademisi terkait komunitas KAT ini. Kedepan tinggal sedikit lagi jika diamanahkan Nizar-Neko akan melanjutkannya untuk mengoptimalkannya.

Muhammad Nizar juga menyampaikan, kedepan jika suku KAT telah mendapatkan pengakuan maka Nizar-Neko akan menerapkan pendidikan muatan lokal atau kebudayaan daerah untuk menjadi pelajaran tambahan pada pelajar mulai dari tingkat TK, SD, dan SMP agar kearifan lokal terkait suku KAT terlestarikan dan bahawasanya Komunitas Adat Terpencil merupakan bagian dari pemerintah daerah Kabupaten Lingga.

Baca Juga :   AWe Serius Maju Pilkada Bintan, Ini Semua Bukan Tiba-tiba

“Kemudian, Alhamdulillah tahun 2020 kita sudah membangun di Panggak Laut yaitu sanggar kegiatan belajar khusus yang dipersiapkan untuk komunitas adat terpencil dengan sistem pendidikan terintegrasi. Mudah-mudahan kedepan  dengan dapat pengakuan kita mudah untuk memberikan bantuan-bantuan pada KAT yang ada di Kabupaten Lingga” ungkap Nizar

Pada kesempatan itu, Paslon nomor urut 3 Muhammad Nizar – Neko Wesha Pawelloy (NINE) diberikan kesempatan selama 3 menit untuk menyampaikan langkah-langkah strategisnya dalam dalam melindungi dan memenuhi kebutuhan dasar bagi masyarakat suku laut.

Khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar komunitas suku laut merupakan salah satu komunitas yang perlu mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah jika terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Lingga kedepan.

Editor : Fikri

1 Comment

1 Comment

  1. Anonim

    November 5, 2020 at 1:26 pm

    Cukup sekali aku merasa… aaaa
    Gagal dalam cinta…
    Tk kan terulang ke dua kali hihihi… DI dalam hidupku…

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Advertisement