fbpx
Copyright © 2020 Kutipan.co

Hi, what are you looking for?

Lingga

Tidak Terima Ditetapkan Langgar Netralitas ASN, Ini Penjelasan Safarudin

Pemerintah Kabupaten Lingga DPRD Kabupaten Lingga TNI POLRI Solid dan Netral Sektor Unggulan Pemkab Lingga
langgar netralitas ASN
Safaruddin serahkan berkas kronologis dan rekam jejak kejadian kepada Idris, S. Th.I Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubal Bawaslu Kepri

KUTIPAN.CO – Tidak terima ditetapkan langgar netralitas ASN oleh Bawaslu Kabupaten Lingga, Camat katang Bidare Safarudin sebut kasusnya itu terkesan dipaksakan dan tidak sesuai  sesuai dengan kronologis yang sebenarnya.

Menurut Safarudin, hal itu bukan tanpa sebab, berdasarkan keterangan foto yang menjadi awal mula babak perseteruan ini, diambil pada tanggal 04 Oktober 2020, hingga sempat viral di salah satu akun media sosial Facebook tanggal 14 Oktober 2020.

Lalu, BAP yang menyatakan dirinya bersalah tersebut malah diundur menjadi tanggal 10 Oktober, tentu hal itu menurutnya kasus ini seperti dipaksakan untuk menjadi kasus pelanggaran netralitas ASN.

“BAP seakan-akan pembohongan publik, BAP nya di buat tanggal 10, temuan di Fecebook itu tanggal 14, jadi di mundur dia kejadian itu tanggal 10, sementara saya duduk di kedai kopi tanggal 4 Oktober dan saya tidak pernah mengikuti aktifitas kampanye apapun,” kata pria yang merupakan Camat Katang Bidare ini saat menyerahkan berkas kronologis dan rekam jejak kejadian kepada Idris, S. Th.I Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubal Bawaslu Kepri, Selasa (17/11/2020)

Baca Juga :   Pemekaran Desa Bentuk Keseriusan Nizar-Neko Bangun Lingga Hingga Kepelosok

Safaruddin yang menghadiri acara peresmian Desa Anti Politik Uang yang digagas oleh Bawaslu Lingga bersama masyarakat Desa Persiapan Cempaka tersebut menyerahkan berkas kesalahan BAP yang dibuat oleh oknum Bawaslu Lingga kepada Anggota Bawaslu Provinsi Kepri Idris, S. Th.I.

Dalam penyerahan berkas itu, Safarudin berharap Bawaslu Provinsi Kepri dapat menindaklanjuti kekeliruan yang menurutnya telah dilakukan oleh oknum Bawaslu Lingga, tentang penetapan pelanggaran netralitas ASN yang mana hal itu tidak sesuai dengan kronologis yang sebenarnya.

Apalagi tegas dia, sebagai ASN ia wajib mengetahui apa yang menjadi kesalahan dirinya, namun sampai detik ini, ia tidak pernah diperiksa oleh Bawaslu Lingga. Padahal, lanjut Safar dalam pemanggilan jika yang bersangkutan tidak dapat hadir dalam waktu 3 hari maka akan berlaku 2 hari waktu tambahan, tapi hal itu tidak digunakan oleh Bawaslu Lingga dan langsung menjatuhkan putusan.

Baca Juga :   Lapas Dabo Tiadakan Layanan Kunjungan Lebaran

“Saya tidak pernah mengikuti acara kampanye apapun, cuma dikedai kopi itu saya di kasi baju oleh Erwan dan itu bukan termasuk alat peraga kampanye. Dan di sana (Dabo) saya menghadiri acaranya PJ Bupati Lingga, tapi orang ini memutuskan semuanya. Di berkas ini ada kronologisnya, rekan jejak, foto kejadian,” kata Safar

Tidak sampai disitu, untuk mencari keadilan yang saat ini menimpa dirinya, ia pun bertekad akan melakukan hal yang sama, dengan memasukkan berkas ke intansi dan lembaga terkait atas perlakuan sewenang-wenang yang dilakukan oleh oknum Bawaslu Lingga.

“Saya berharap, dan saya akan melaporkan hal ini ke DKPP, saya serahkan berkas ini ke Bawaslu Provinsi Kepri, selanjutnya saya akan serahkan berkas ke KASN juga, jadi pak tolong ini (berkas) dikasi untuk Ketua Bawaslu Provinsi Kepri, dan tolong juga anak buah bapak harus banyak-banyak diklat lagi, harus disekolahkan kembali,” pungkasnya dihadapan Anggota Bawaslu Kepri dan Bawaslu Lingga.(*)


Editor : Fikri

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Advertisement