Lingga – Terkait pelayanan dalam pembuatan paspor di Kantor Imigrasi Kelas II Dabo Singkep yang sempat terkendala hampir lima bulan akibat perubahan Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM) 1 yang diupgrade ke SIMKIM 2 masih terkendala dengan jaringan dan kini sudah kembali normal.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Dabo, Nayaka Duta Harahap menjelaskan pada dasarnya untuk permohonan sudah berjalan hanya saja proses pencetakan dimesin printer yang menjadi kendala saat ini.

“Untuk proses pembuatan paspor sudah berjalan normal hanya saat ini masalah mesin printer kita yang ketika dicetak gambarnya tidak bersih masih bergaris-garis,” kata Harahap saat ditemui diruang kerjanya, Senin (7/10/2019)

Dia pun mengatakan, terkait kendala tersebut pihaknya akan mengusahakan dalam waktu dekat proses pencetakan dapat segera digunakan.

“Intinya tidak sampai selesai bulan ini, insyaallah permasalahan pada proses pencetakan dikejar dalam waktu dekat ini sudah selesai,” ujarnya.

Harahap juga menuturkan, di Kabupaten Lingga untuk pembuatan paspor tidak terlalu ramai dimana satu bulannya paling banyak 10 orang.

“Kalau kita gabungkan satu bulannya itu 5-7 orang yang membuat paspor. Sebab setiap hari itu kadang tidak ada sama sekali yang membuat paspor,” ungkapnya.

Selain itu, terkait dengan Tenaga Kerja Asing di Kabupaten Lingga hingga saat ini belum ada. Namun untuk orang asing ada, mereka hanya berkunjung.

“Kalau untuk orang asing sendiri ada datang di Kabupaten Lingga untuk berkunjung. Misalnya suaminya orang asing mempunyai istri orang warga negara Indonesia. Namun untuk tenaga kerja asing tidak ada,” kata Harahap.

Penulis : IKI
Editor : Agedas