Connect with us

Terdakwa Kasus Korupsi di Lingga Dihukum 5 Tahun Penjara

Published

on

KUTIPAN.CO – Terdakwa kasus tindak pidana korupsi penggunaan pencairan dana atas SPJ yang diajukan pada bidang Humas dan protokoler Sekda Kabupaten Lingga tahun anggaran 2014 yang merugikan negara sebesar Rp1,3 Miliar telah menjalani sidang putusan, yang digelar di Pengadilan Negeri kelas I A Tanjungpinang.

“Pada hari Kamis, 13 Februari 2020 sekira pukul 11.40 WIB telah dilaksanakan sidang putusan perkara tindak pidana korupsi dengan terdakwa Angga Fardian Suzandra selaku bendahara pengeluaran, di Pengadilan Negeri kelas I A Tanjungpinang,” kata Kasi Intelijen Kejari Lingga, Muhammad Andy Sofyan, saat dikonfirmasi, Kamis (13/2/2020).

Melalui keterangan tertulis Kasi Intelijen Kejari Lingga menyebutkan, adapun tuntutan Penuntut umum sebagai berikut, Terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam pasal 2 ayat (1) UU 31/1999 Jo UU 20/2001.
Menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 6 (enam) tahun penjara.
Menghukum terdakwa dengan denda Rp. 200 juta (subs 3 bulan kurungan).
Membebankan Uang Pengganti sebesar Rp. 1.374.059.341,- (subs 3 tahun penjara).
Mengembalikan BB sebagaimana tercantum;
Menghukum terdakwa membayar biaya perkara sebesar Rp. 5000,- Selanjutnya majelis hakim pada pengadilan tindak pidana korupsi yang mengadili terdakwa Angga Fardian Suzandra telah membacakan putusan dengan amar putusan sebagai berikut :
Terdakwa bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam pasal 2 ayat (1) UU 31/1999 Jo UU 20/2001.
Menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 5 (lima) tahun.

Terdakwa Kasus Korupsi di Lingga Dihukum 5 Tahun Penjara | Foto : Istimewa

Menghukum terdakwa dengan pidana denda sebesar Rp. 200.000.000,- (dua ratus juta rupiah) (subs 2 bulan kurungan).
Membebankan terdakwa dengan Uang Pengganti sebesar Rp. 1.374.059.341,- (subs 2 tahun penjara).

Mengembalikan BB kepada yang berhak,
Membayar biaya perkara sebesar Rp. 5000,-. Bahwa Kegiatan sidang tersebut dipimpin oleh Hakim Ketua Majelis Eduart M.P. Sihaloho, S.H., M.H, Hakim Anggota Suherman, SH dan Weninanda, S.H.

Penulis : Ramadhan
Editor : Fikri

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending