Tak Pakai Masker, Puluhan Warga Tiban Terjaring Razia Tim Gugus Covid-19

  • Bagikan
Warga Tiban Terjaring Razia Tim Gugus Covid-19

KUTIPAN.CO – Tidak memakai masker, puluhan warga Tiban Centre terjaring razia tim gabungan Satpol-PP, TNI dan Polri, bertempat di Komplek Ruko Tiban Centre, Kecamatan Sekupang, Batam, pada Senin (5/7/2021).

Tim gabungan tersebut terdiri dari Satpol-PP Kota Batam, Polresta Barelang, Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Hang Nadim, Komando Distrik Militer (Kodim) 0316/Batam, Batalyon Infanteri (Yonif) Raider Khusus (RK) 136/Tuah Sakti (TS), Batalion Infanteri (Yonif) Marinir 10/Satria Bhumi Yudha (SBY), Detasemen Polisi Militer (Denpom), dan Direktorat Pengamanan (Ditpam) Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Kepala Bidang (Kabid) Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Satpol-PP Batam, Imam Thohari, mengatakan, tim gugus Covid-19 melakukan kegiatan untuk protokol mandiri perorangan, yang artinya sengaja melihat aktivitas masyarakat saat keluar rumah seperti apa, terkait dengan protokol kesehatan.

Warga Tiban Terjaring Razia Tim Gugus Covid-19
Kepala Bidang (Kabid) Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Satpol-PP Batam, Imam Thohari

“Ternyata banyak ditemukan kurang lebih ada 64 warga tidak memakai masker, dan Alhamdulillah untuk mengedukasi anak-anak muda kami minta kepada aparat penegak hukum untuk memberikan semangat biar sehat bagi mereka,” ungkap Imam.

Dijelaskan Imam, untuk para pelanggar dikenakan sanksi seperti push up atau olahraga lainnya yang penting memacu kesehatan para anak muda.

Jika ditemukan warga yang sudah kedapatan dua sampai tiga kali melakukan pelanggaran dikenakan sanksi berupa denda administrasi.

“Yang sudah tiga kali melanggar dikenakan denda, kemudian kita setorkan ke kas daerah, untuk besaran dendanya tergantung pelanggarannya,” ucapnya.

Dalam surat edaran Walikota Batam sudah jelas bahwa batas operasional aktivitas sampai pukul 20.00 WIB. Dalam 2 minggu ini boleh berjualan siang hari namun hanya melayani takeway atau tidak boleh makan ditempat.

“Kita ingin melihat apakah ini efektif apa tidak, kalau ini bisa menekan penyebaran covid-19 tentunya tidak berlanjut, namun jika tidak menekan penyebaran covid-19 akan berlanjut kembali,” jelas Imam.

Ia mengimbau dan memohon kepada masyarakat kota Batam, karena angka terpapar masih tinggi mari bersama-sama menjaga protokol kesehatan dan seluruh para pengusaha dan para kuliner tolong patuhi peraturan Pemerintah.

“Saat ini pemerintah menerapkan batas operasional sampai pukul 20.00 Wib, selain itu pasti kita akan tutup jika kedapatan saat kita razia,” pungkasnya.


Report : Yuyun
Editor : Fikri

  • Bagikan