
KUTIPAN – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Natuna resmi menggelar rapat perdana sebagai penanda dimulainya kepengurusan periode 2026–2030. Kegiatan ini menjadi langkah awal organisasi dalam menggerakkan roda kelembagaan dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi.
Rapat perdana tersebut berlangsung di Kantor Media Koran Perbatasan, Ranai, Selasa (27/01/2026), dan dihadiri seluruh jajaran pengurus serta anggota SMSI Natuna.
Momentum ini dimanfaatkan untuk merilis secara resmi Surat Keputusan (SK) Kepengurusan SMSI Kabupaten Natuna periode 2026–2030, sekaligus menandai dimulainya masa kerja baru organisasi media siber di wilayah perbatasan NKRI.
Selain agenda seremonial, rapat juga membahas sejumlah program kerja awal serta isu-isu strategis terkait penguatan peran media siber dalam mendukung pembangunan daerah dan penyajian informasi yang berkualitas bagi masyarakat.
Ketua SMSI Kabupaten Natuna, Doni Papilius, menegaskan bahwa rapat perdana ini memiliki makna penting sebagai fondasi awal untuk membangun organisasi yang solid dan berintegritas.
“Rapat ini bukan sekadar pertemuan rutin, tetapi menjadi titik awal bagi SMSI Natuna untuk bergerak bersama, memperkuat kolaborasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah melalui pemberitaan yang berimbang, profesional, dan bertanggung jawab,” ujar Doni.
Ia juga mengapresiasi kehadiran penuh seluruh pengurus dan anggota, yang menurutnya mencerminkan kekompakan dan semangat kebersamaan di internal SMSI Natuna.
“Seluruh pengurus dan anggota hadir. Ini menunjukkan soliditas yang kuat. Dengan kekompakan seperti ini, saya optimistis SMSI Natuna akan semakin maju dan berperan aktif dalam membangun daerah,” tambahnya.
SMSI Natuna sendiri menaungi para pengelola media siber lokal yang selama ini aktif menyuarakan berbagai informasi dari wilayah paling utara Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Memasuki periode kepengurusan 2026–2030, SMSI Natuna diharapkan mampu menjadi wadah komunikasi dan kolaborasi antar media, sekaligus mendorong peningkatan kapasitas jurnalis serta kualitas pemberitaan di daerah perbatasan.
Rapat perdana ini menjadi simbol komitmen insan pers Natuna untuk terus menjaga profesionalisme, memperkuat jejaring media, serta berperan aktif mengawal pembangunan daerah melalui karya jurnalistik yang edukatif, informatif, dan bermakna bagi masyarakat.





