Connect with us

Batam

Sempat Jatuhkan Barang Bukti ke Laut, Kapal Illegal Fishing Asal Malaysia dan Filipina Diamankan KKP

Published

on

Illegal Fishing Asal Malaysia dan Filipina

KUTIPAN.CO – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dibawah kepemimpinan Menteri Sakti Wahyu Trenggono kembali membuktikan komitmennya dalam memerangi aksi penangkapan ikan secara ilegal di Wilayah Pengelolaan Perikanan negara Republik Indonesia (WPPNRI).

Kali ini aksi pencurian ikan oleh kapal asing berbendera Malaysia di Perairan Selat Malaka dan kapal berbendera Filipina di ZEEI Laut Sulawesi berhasil dibekuk Kapal Pengawas Perikanan KKP dalam kurun waktu dua hari terakhir. Untuk mengelabui aparat, kapal ilegal asal Malaysia bahkan menjatuhkan barang bukti ke laut.

“Komitmen kami jelas, tidak ada ampun bagi para pelaku illegal fishing yang mecoba mencuri di wilayah perairan Indonesia,” tegas Plt. Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Antam Novambar, Sabtu (26/6/2021).

Dijelaskan Antam, bahwa kapal ikan asing ilegal berbendera Malaysia KM. SLFA 5269 diringkus oleh Kapal Pengawas Perikanan (KP) Hiu 03 saat tengah mencuri ikan di kawasan landas kontinen Perairan Indonesia di Selat Malaka pada hari Selasa (22/6/2021), sedangkan Kapal FB.ca YAYA – 3 berbendera Filipina ditangkap oleh KP. Orca 04 saat melakukan illegal fishing di Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) Laut Sulawesi pada hari Kamis (24/6/2021).

Foto ilegal fishing, Illegal Fishing Asal Malaysia dan Filipina, Kementerian kelautan dan perikanan, Wahyu Trenggono

“Sempat terjadi kejar-kejaran selama hampir satu jam terhadap KM. SLFA 5269 yang berusaha kabur, namun aparat kami berhasil mengamankan,” ungkap Antam.

Sementara itu, Direktur Pemantauan dan Operasi Armada, Pung Nugroho Saksono menyampaikan bahwa penangkapan KM. SLFA 5269 ini cukup menantang dan berbahaya. Kali ini pelaku berusaha menghilangkan barang bukti pada saat dilakukan pengejaran oleh aparat.

Baca :  Wujudkan Ulang Tahun Putra Putri Yang Berkesan di Harris Resort Waterfront Batam

“Mereka ini cerdik. Diduga dari empat buah jaring yang mereka gunakan sebagai alat tangkap, tiga di antaranya dijatuhkan ke laut pada saat kami kejar,” terangnya.

Ipunk menjelaskan bahwa selain untuk menghilangkan barang bukti, aksi ini sengaja dilakukan oleh mereka untuk menghentikan pengejaran yang dilakukan aparat.

Menurut Ipunk, tidak sedikit kasus di mana propeler kapal pengawas terlilit oleh jaring yang sengaja dijatuhkan oleh para pelaku pada saat pengejaran.

“Aparat kami telah terlatih dalam menghadapi beragam modus operandi yang dilakukan pelaku,” tegas Ipunk.

Lebih lanjut Ipunk menjelaskan bahwa dari KM. SLFA 5269 berhasil diamankan empat orang awak kapal terdiri dari dua orang WN Malaysia dan dua orang WN Indonesia. Sedangkan dari FB.ca Yaya-3 diamankan lima orang awak kapal yang seluruhnya WN Filipina.

“Para pelaku saat ini sedang kami mintai keterangan di Pangkalan PSDKP Batam dan Bitung,” pungkas Ipunk.

Dengan penangkapan dua kapal asing ilegal tersebut, KKP telah menangkap 119 kapal selama 2021, terdiri dari 78 kapal ikan Indonesia yang melanggar ketentuan dan 41 kapal ikan asing yang mencuri ikan, terdiri dari 12 kapal berbendera Malaysia, 6 kapal berbendera Filipina dan 23 kapal berbendera Vietnam.

Selain gigih memberantas illegal fishing, KKP juga terus menunjukkan komitmennya untuk menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan dan perikanan dengan menangkap 62 pelaku destructive fishing seperti bom ikan, setrum maupun racun.


Report : Yuyun
Editor : Fikri

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Batam

Pemko Batam Cari Solusi Warga Terdampak Pelebaran Jalan di Batu Besar

Published

on

Pelebaran Jalan di Batu Besar

KUTIPAN.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyatakan akan mencari solusi terbaik bagi masyarakat Batu Besar yang terkena dampak dari proyek pembangunan pelebaran jalan. Tak hanya menyiapkan lahan penggantinya, tapi Pemko Batam juga akan membantu perpindahannya.

Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad mengatakan pihaknya sudah bertemu langsung dengan perwakilan masyarakat atau para pemilik kios. Pada intinya masyarakat sudah sepakat untuk mendukung pembangunan jalan di wilayah Nongsa tersebut.

“Masyarakat tadi memang minta kalau bisa akhir tahun, tapi kita sampaikan tidak memungkinkan waktunya kalau akhir tahun,” kata Amsakar usai bertemu warga di Kantor Wali Kota Batam, Senin (20/9/2021).

Sebab, pihaknya ingin akhir tahun ini seluruhnya sudah selesai dan bersih, sehingga pada awal tahun 2022 dapat langsung ditender dan dikerjakan proyeknya. Mendengar penjelasan tersebut masyarakat menurut dapat memahami.

Kemudian, disepakati bersama bahwa pemindahan akan dilakukan pada lahir Oktober 2021. Nantinya, Tim Terpadu Kota Batam juga akan melakukan pendataan kepada semua warga, termasuk yang selama ini kios atau tempat usahanya juga sekaligus sebagai tempat tinggal.

Baca :  Kejari Batam Tenggelamkan 6 Kapal Ikan Asing di Pulau Air Raja Galang

“Warga yang tinggal di situ minta pembicaraan tersendiri, saya sampaikan tak masalah. Nanti Tim Terpadu yang akan mendata,” jelasnya.

Amsakar berharap rencana pembangunan di Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa tersebut dapat berjalan sesuai dengan yang direncanakan, sehingga nantinya dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi dan juga pariwisata di Kota Batam.

Pelebaran jalan sendiri akan dilakukan mulai dari Simpang Tiga Batubesar tersebut menuju arah Polda Kepri. Pihaknya berharap dengan penataan yang dilakukan Pemko Batam dapat benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Intinya Pemko Batam ingin menata dan memajukan Kota Batam,” pungkasnya.


Laporan : Yuyun

Continue Reading

Hukum Kriminal

Polisi Gagalkan Penyelundupan 107 Kg Sabu di Perairan Pulau Putri Nongsa

Published

on

Sabu di Perairan Pulau Putri Nongsa
Pengungkapan kasus narkotika yang berhasil diamankan di Perairan laut Pulau Putri Nongsa Kota Batam

KUTIPAN.CO – Tim gabungan Satresnarkoba Polresta Barelang bersama Bea dan Cukai Kanwil DJBC Khusus Kepri berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu seberat 107,258 Kg yang direncanakan akan diedarkan ke Kalimantan.

Wakapolda Kepri Brigjen Pol Dermawan mengatakan, pengungkapan kasus ini sudah cukup lama dimana pada hari Minggu (5/9/2021) sekira pukul 06.00 Wib para tersangka berhasil diamankan di Perairan laut Pulau Putri Nongsa Kota Batam.

“Kenapa baru sekarang dirilis, karena kita akan mencoba untuk mengungkap lebih besar dan dalam rangka memprofiling jaringan atau pengembangan kasus. Pada prinsipnya persoalan narkoba ini tidak dilakukan oleh perorangan dan selalu dilakukan oleh sindikat,” ucap Wakapolda Kepri Brigjen Pol Dermawan, pada Senin (20/9/2021).

Jika dihitung dan diasumsikan 1 kg bisa dikonsumsi tiga sampai empat orang, ini bisa menyelamatkan sekitar 321.774 jiwa sampai 429.000 jiwa manusia.

“Makanya kita konsen, persoalan narkoba ini tidak ada alasan apapun hanya satu kata “Berantas”. Narkoba akan menghilangkan generasi kita kedepan,” tegas Brigjen Pol Dermawan.

“Kalau kita hitung dengan asumsi harga dipasaran ini bisa mencapai Rp. 128 Miliar yang mereka hasilkan, namun mereka tidak pernah berfikir ini bisa merugikan masyarakat Indonesia. Jadi kita akan koordinasi kepada pihak Jaksa dan Pengadilan untuk dituntut secara maksimal sesuai Undang-Undang,” tambahnya.

Kelima tersangka rata-rata berpendidikan D3 dengan inisial RH (26) asal Jakarta, AJA (23) asal Jawa Timur, EAH (26) asal Bitung Sulawesi Utara, ROS (26) asal Batam, H (33) asal Jawa Barat dan 1 lagi JT masih DPO.

Ditambahkannya, kami akan berkoordinasi dengan Kejaksaan dan Pengadilan agar mereka dituntut maksimal. Kita tidak boleh main-main dengan Narkoba ini.

Baca :  Sekda Batam Minta Seklur Gunakan Bahasa Indonesia Yang Baik dan Benar

Adapun barang bukti yang disita yakni 1 unit kapal high speed warna putih, 6 buah tas ransel besar berisi kemasan teh China merk Guanyingwang berisi sabu dengan jumlah 104 bungkus dengan berat 107,258 Kg.

“Untuk modusnya mereka diperintahkan untuk mengambil barang dari Malaysia yang rencananya akan dikirim ke Kalimantan. Namun, tim gabungan melakukan pendalaman sehingga ditemukan fakta-fakta yuridis dan berhasil diamankan pada 5 September 2021,” tambah Brigjen Pol Dermawan.

Para tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat 2 Junto Pasal 112 Ayat 2, Junto Pasal 115 Ayat 2 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 5 Tahun paling lama 20 Tahun, seumur hidup atau hukuman mati.

Ditempat yang sama Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepulauan Riau (Kepri) Akhmad Rofiq menambahkan, ini merupakan sinergi bersama dan merupakan tangkapan terbesar di tahun 2021 ini.

“Mudah-mudahan kita bisa melakukan penindakan lebih lanjut karena kegiatan narkoba ini masih belum tuntas,” ucapnya.

Dijelaskan Akhmad Rofiq, proses ini tidak ujug-ujug seketika, prosesnya cukup panjang, perlu analisa bersama kemudian penindakan butuh waktu 1 hingga 2 minggu.

“Pada saat pemeriksaan tim menggerakkan sebanyak 8 kapal patroli dari DJBC Kepri, 1 kapal patroli berjenis 28 Meter dan 5 unit speedboat. Dari BC Batam 1 kapal patroli dan dari Tanjung Pinang 1 kapal patroli,” jelasnya.

Harapannya, kami mohon adanya kerjasama lanjutan karena ini tidak dapat kita lakukan sendiri untuk mencegah masuknya narkotika ini, butuh kerjasama antara aparat penegak hukum dan masyarakat harus bersinergi untuk menanggulangi masuknya barang-barang terlarang supaya generasi kita terhindar dari barang berbahaya ini.


Report : Yuyun
Editor : Fikri

Continue Reading

Batam

HUT Ke-15 Korem 033/WP Gelar Vaksinasi Massal Target 20 Ribu Dosis

Published

on

Korem 033/WP Gelar Vaksinasi

KUTIPAN.CO – Peringati HUT Korem 033/WP ke-15 tim vaksinasi mobil Gurindam 12 Korem 033/WP gandeng Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kepri kembali melaksanakan serbuan vaksinasi dosis 2 secara massal di Resto Hati, Batam Center, pada Minggu (19/9/2021).

Sebanyak 20.000 vaksin jenis AstraZeneca dan Sinovas dosis kedua dipersiapkan untuk masyarakat Kota Batam selama dua hari pelaksanaan.

Danrem 033/WP Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu melalui Kapenrem Mayor Inf Reza Fahlevi mengatakan, pelaksanaan vaksinasi ini untuk menekan penyebaran virus Covid-19 serta salah satu cara paling efektif menciptakan Heart Immunity.

“Guna mewujudkan hal itu, Danrem 033/WP Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu melakukan gebrakan vaksinasi yang diberi nama Vaksinasi Gurindam 12,” ucap Kapenrem Mayor Inf Reza Fahlevi.

Kegiatan ini merupakan gagasan langsung Danrem 033/WP Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu untuk mengkonsolidasikan seluruh kekuatan dan potensi yang dimiliki wilayah Provinsi Kepri baik Pemda Provinsi, Kabupaten/Kota, seluruh satuan jajaran Korem 033/WP dan pengusaha yang ada di wilayah Kepri.

Dijelaskan Kapenrem, hingga tanggal 19 September 2021 data vaksinasi sudah mencapai 456.602 orang menerima dosis pertama dan 244.919 orang menerima dosis kedua dengan total capaian keseluruhan 701.521 orang di 7 wilayah Kabupaten/Kota di Provinsi Kepri diantaranya Batam, Tanjungpinang, Bintan, Karimun, Kabupaten Kepulauan Anambas, Lingga dan Natuna.

“Pada pelaksanaan vaksinasi pihaknya tetap mengedepankan protokol kesehatan secara ketat, seperti wajib memakai masker, peserta wajib mencuci tangan dengan sabun, memakai hand sanitizer, dan menjaga jarak,” ucap Kapenrem.

Baca :  Polisi Gagalkan Penyelundupan 107 Kg Sabu di Perairan Pulau Putri Nongsa

Ditempat terpisah, Koordinator Pelaksanaan Kegiatan Vaksinasi Covid-19 di Resto Puas Hati Batam Center, Mona Fitria, berharap agar masyarakat baik di Kepulauan Riau dan Batam lebih sadar akan pentingnya vaksinasi tersebut.

“Untuk mekanisme pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Resto Puas Hati Batam Center yakni pihak penyelenggara membagi waktu yakni Vaksin jenis Sinovac pada pagi hari dan AstraZeneca pada siang hari,” ungkap Mona.

Pada hari ini sebanyak 5.500 dosis Sinovac dan 6.500 dosis AstraZeneca untuk dosis kedua. Kurang lebih 5.035 peserta telah divaksin jenis Sinovac dan 3000 lebih peserta untuk jenis AstraZeneca dalam pelaksanaan tersebut.

“Harapannya semoga masyarakat lebih sadar akan pentingnya vaksinasi Covid-19. Yang paling utama adalah semoga pandemi ini segar berakhir agar kita semua bisa kembali beraktivitas seperti biasa lagi,” pungkasnya.

Diketahui, adapun total secara keseluruhan peserta yang mengikuti vaksinasi Covid-19 sebanyak 20.917 ribu orang terdiri dari 9.784 warga Batam yang melakukan vaksinasi pada Sabtu (18/9/2021) sedangkan pada Minggu (19/9/2021) sebanyak 11.133 orang.

Data tersebut berdasarkan pelaksanaan selama dua hari yang dilaksanakan di Resto Puas Hati Kawasan Batam Center.


Laporan : Yuyun

Continue Reading

Web Stories

Berita Lainnya

AKABRI 1996 Bharatasena AKABRI 1996 Bharatasena
Kepri16 menit ago

Alumni AKABRI 1996 Polda Kepri Salurkan 1000 Karung Beras

KUTIPAN.CO – Peringati 25 tahun pengabdian, Alumni AKABRI 1996 Bharatasena salurkan 1000 kasrung beras pada masyarakat terdampak Covid-19 disejumlah tempat...

Foto jubir covid, prokes, update covid, vaksinasi Foto jubir covid, prokes, update covid, vaksinasi
Lingga31 menit ago

UPDATE Covid-19 Lingga 20 September : 1 Kasus Aktif 5 Orang Sembuh

KUTIPAN.CO – Perkembangan terkini kasus Covid-19 di Kabupaten Lingga pada Senin 20 September 2021, terdapat 1 kasus aktif dan 5...

Laut Cina Selatan Laut Cina Selatan
Kepri4 jam ago

Kedubes AS : Peran Penting Pers Jaga Kedamaian Laut Cina Selatan

KUTIPAN.CO – Media dan seluruh insan pers memiliki peran strategis menjaga keamanan dan keselamatan Laut Cina Selatan. Karena media memiliki...

Potensi Wisata Alif Stone Natuna Potensi Wisata Alif Stone Natuna
Kepri4 jam ago

In House Training Jurnalis Maritim Gubernur Kepri Tawarkan Potensi Wisata Alif Stone Natuna

KUTIPAN.CO – Gubernur Kepri, H. Ansar Ahmad menawarkan potensi wisata Alif Stone Geopark Natuna saat menjadi keynote speaker pada kegiatan...

UPDATE Covid-19 Lingga UPDATE Covid-19 Lingga
Lingga4 jam ago

UPDATE Covid-19 Lingga 19 September : Nihil Penambahan Kasus Aktif

KUTIPAN.CO – Perkembangan terkini kasus Covid-19 di Kabupaten Lingga pada Minggu 19 September 2021, tidak terdapat penambahan kasus aktif sementara...

Alumni Akpol 97 Wirapratama Alumni Akpol 97 Wirapratama
Lingga5 jam ago

Polres Lingga Salurkan Bansos Alumni Akpol 97 Wirapratama

KUTIPAN.CO – Alumni Akpol 97 Wirapratama berikan bansos pada masyarakat kurang mampu, di Polres Lingga bantuan sosial berupa paket sembko...

Pelebaran Jalan di Batu Besar Pelebaran Jalan di Batu Besar
Batam5 jam ago

Pemko Batam Cari Solusi Warga Terdampak Pelebaran Jalan di Batu Besar

KUTIPAN.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyatakan akan mencari solusi terbaik bagi masyarakat Batu Besar yang terkena dampak dari proyek...

Nelayan NTB Nelayan NTB
Nasional19 jam ago

Nelayan NTB Ikrar Patuhi Ketentuan Penangkapan BBL

KUTIPAN.CO – Nelayan Penangkap dan Pembudidaya Lobster di wilayah Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat menyampaikan dukungannya terhadap kebijakan pengelolaan lobster...

Populer Sepekan

Calon Pendeta Yayasan di Bengkong Cabuli 4 Anak Dibawah Umur Bupati Lingga Minta Kabag di Setda Lingga Segera Beradaptasi Polsek Nongsa Tangkap Pelaku Pencurian Rokok Milik PT. Sinar Mitra Usaha Komunitas Sastra Dilaut dan RD Paschal Gelar Lomba Video Kreatif Gurindam 12