Copyright © 2020 Kutipan.co

Hi, what are you looking for?

Kutipan Berita

Sejumlah Tenaga Medis Ditetapkan OTG, Ini Langkah Dirut RSUD Dabo

KUTIPAN.CO – Paska terkonfirmasi pasien rujukan dari RSUD Dabo yang di rujuk ke rumah sakit Kota Batam dan diketahui hasil Swab (PCR) dinyatakan positif Covid-19 setelah dilakukan Swab pada jenazahnya. RSUD Dabo lakukan rapid tes pada sejumlah tenaga medisnya.

Direktur RSUD Dabo, dr. Bukit Tua Rayanto Gultom mengatakan, mendengar dan mendapat informasi bahwasanya pasien rujukannya dinyatakan melalui hasil Swab (PCR) positif Covid-19, pihaknya langsung melakukan mendata tenaga medis, paramedis, serta non paramedis yang memiliki riwayat kontak dengan pasien untuk dilakukan rapid tes.

“Kita pada waktu mendapat laporan dan informasi itu, saya langsung memerintahkan kasi Yanmed dan kasi Keperawatan untuk mendata tenaga medis kami yang melakukan riwayat kontak. dan langsung dilakukan rapid tes pada 75 tenaga medis dengan hasil non reaktif atau negatif,” kata dr. Bukit Tua Rayanto Gultom, Senin (01/6/2020).

Lanjut dr. Bukit, untuk diketahui bersama, pasien almarhum tuan S saat dirawat di RSUD Dabo telah dilakukan screening dan anamesis serta diagnosa, rapid tes hasilnya negatif atau non reaktif dan tim medis RSUD Dabo juga melakukan anamesis pada pasien, diketahui, sesak nafas tidak ada, demam tidak ada, batuk tidak ada, pilek tidak ada, riwayat perjalanan atau menetap di daerah transmisi lokal tidak ada, tidak ada riwayat kontak dengan pasien Covid-19, maka ditetapkan pasien tersebut bukan pasien Covid-19.

Direktur RSUD Dabo, dr. Bukit Tua Rayanto Gultom | Foto : Fikri

“Perlu juga untuk diketahui bersama, pasien tuan S saat dirujuk ke RSBP Batam dengan status rujukan di diagnosa Cholelitiasis + HHD + Syndrome Metabolic + Trombositopenia. Dilakukan pemeriksaan rapid test pada pasien tanggal 26 Mei 2020 malam, hasil pemeriksaan rapid test IgM dan IgG Non Reaktif,” beber dr. Bukit

Diberitakan sebelumnya, Juru Bicara Dinas Kesehatan Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular Dinkes PPKB Lingga Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lingga membeberkan telah menetapkan sebanyak 43 OTG (Orang Tanpa Gejala) dan dari jumlah tersebut terdapat sebagian dari kluster RSUD Dabo meski berapa jumlah totalnya masih dilakukan pendalaman dan pendataan secara rinci oleh tim surveilance gugus tugas Covid-19. Pihak RSUD Dabo mengambil langkah tracing internal guna antisipasi.

“Data itu wewenang surveilance, sejauh ini kita belum dapat detailnya, tetapi kita melakukan langkah tracing internal, tenaga medis yang pernah kontak dengan pasien tersebut,” ungkap dr. Bukit.

Terhadap tenaga medis yang OTG, dengan segala pertimbangan terhadap pelayanan RSUD Dabo agar tetap berjalan meski dengan keterbatasan tenaga medis, Direktur RSUD Dabo akan mengambil kebijakan mengistirahatkan atau dirumahkan atau isolasi mandiri pada sejumlah tenaga medis yang ditetapkan OTG dengan pengawasan sesuai protokol kesehatan.

“Tenaga medis yang ditetapkan OTG akan kita istirahatkan untuk beberapa hari kedepan. Untuk antisipasi cepat kita juga sudah melakukan koordinasi dengan dinas kesehatan untuk melakukan pemeriksaan sampel uji Swab (PCR) sesuai dengan protokol covid-19 dan juknis tatalaksana, Kita harapkan untuk dapat dilaksanakan segera,” kata dia.

dr. Bukit, meminta dan menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik, serta mengutamakan dan mentaati protokol kesehatan, rajin cuci tangan, gunakan masker jika keluar, hindari kerumunan terapkan physical distancing, hal tersebut untuk kebaikan dan kesehatan bersama, kepedulian dan peran serta masyarakat dalam antisipasi pencegahan dan memutuskan mata rantai Covid-19 sangat diperlukan untuk itu patuhilah dan ikuti peraturan pemerintah dan menjalankan protokol kesehatan.

Penulis : Ramadhan
Editor : Fikri

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Laksanakan Inpres, Pegawai dan Honorer Kejari Lingga Jalani Tes Urine

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply