Copyright © 2020 Kutipan.co

Hi, what are you looking for?

Kutipan Berita

Sebelum Dilakukan Bloking Area di Lingga, Operator Kapal Akui Penumpang Sepi

KUTIPAN.CO – Langkah Bloking Area atau penyetopan beroperasi kapal angkut penumpang (Ferry) telah melalui pertimbangan dan kesepakatan bersama antara Pemda, Instansi terkait dan operator kapal, bloking area yang dilakukan guna mencegah penyebaran dan penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Lingga.

“Berdasarkan data yang disampaikan operator kapal, 2 (dua) hari terakhir ini terjadi penurunan penumpang,” kata Alias Wello, Selasa malam (24/3/2020).

Langkah Bloking Area ini juga sebagai bentuk pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Lingga, meski sebelumnya pihak Tim Gugus Tugas penanganan Covid-19 telah melakukan langkah pencegahan dengan pengecekan suhu tubuh di pelabuhan masuk penumpang hal tersebut tidak menjamin penumpang yang masuk ke Lingga dalam keadaan tidak terpapar Covid-19.

“Kalau sehat atau tidak sehat, kita tidak punya data detail, suhu tubuh tidak dapat kita jadikan pembanding, seperti yang disampaikan dr. Indra Jaya (Ketua Ikatan Dokter Indonesia Kabupaten Lingga) tadi, panas tinggi, batuk Flu, bukan parameter, tadi saya juga sempat baca, Bupati Karawang tidak mengalami gejala apapun tapi positif corona,” ungkap Alias Wello.

Penyetopan beroperasinya angkutan penumpang kapal laut ini akan diaktifkan pada tanggal 28 Maret 2020 mendatang, untuk itu agar tidak terjadinya gejolak ditengah masyarakat terkait kebijakan tersebut, perlunya dilakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui media massa ataupun pihak perangkat camat, desa dan kelurahan.

“Bocking Area (penyetopan kapal) perlu sosialiasi agar tidak ada gejolak terkait kebijakan ini, yang nantinya aktif selama dua minggu kedepan yang terhitung sejak tanggal 28 Maret ini,” pungkas Alias Wello.

Angkutan yang masih beroperasi yakni angkutan barang seperti Cargo dan Roro, itupun dilarang membawa penumpang hanya barang saja, selain itu angkutan udara dua pesawat yakni Susi Air dan Wings Air karena tidak bisa diambil keputusan sepihak harus ada keputusan dari pemerintah pusat dan kementerian.

Penulis : Ramadhan
Editor : Fikri

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply