Connect with us

Kepri

SE Gubernur Kepri : Mulai Tanggal 6 sampai 17 Mei Dilarang Mudik Lokal

Published

on

SE Gubernur Kepri

KUTIPAN.CO – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menegaskan bahwa tidak ada kegiatan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah dimulai pada tanggal 6 sampai dengan 17 Mei 2021.

Keputusan itu tertuang pada Surat Edaran Gubernur Kepulauan Riau nomor : 460/SET-STC 19/V/2021 yang diterima awak media pada Rabu (5/5/2021).

Larang mudik itu diberlakukan, sebagai upaya pengendalian penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) selama bulan suci Ramadhan 1442 Hijriyah.

Dalam surat edaran tersebut, peniadaan perjalanan untuk sementara bagi perjalanan lintas kabupaten/kota dalam wilayah Provinsi Kepulauan Riau, perjalanan lintas Provinsi serta perjalanan lintas negara mulai berlaku pada tanggal 6 sampai dengan 17 Mei 2021.

Perjalanan dapat dilakukan pada saat keperluan mendesak untuk kepentingan bekerja/perjalanan dinas, keperluan pengobatan, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka anggota keluarga meninggal, ibu hamil yang didampingi oleh 1 orang anggota keluarga, dan kepentingan persalinan yang didampingi maksimal 2 orang.

Kemudian, bagi para pelaku perjalanan untuk keperluan bisnis/berdagang yang melaksanakan perjalanan lintas kabupaten/kota di dalam wilayah Provinsi Kepri serta pelaku perjalanan dari dan ke wilayah aglomerasi darat Provinsi Kepri meliputi Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan dengan kewajiban melaksanakan protokol kesehatan secara ketat.

Surat Izin perjalanan sebagaimana dimaksud memiliki 3 ketentuan yaitu, berlaku secara individual, berlaku untuk satu kali perjalanan pergi-pulang lintas kabupaten/kota/provinsi/negara dan bersifat wajib bagi pelaku perjalanan yang berusia 17 tahun.

Baca :  Gubernur Kepri Positif Covid-19, ASN dan Wartawan Tes Swab

Tak hanya itu, pelaku perjalanan lintas kabupaten/kota/provinsi/negara diwajibkan untuk melaksanakan protokol kesehatan secara ketat serta melengkapi diri dengan hasil negatif RT-PCR, dengan masa berlaku 3×24 jam atau Rapid Test Antigen dengan masa berlaku 2×24 jam atau GeNose C-19, dengan masa berlaku 1×24 jam. Tes dilaksanakan di pelabuhan/bandar udara sebelum keberangkatan.

Pemeriksaan dokumen surat izin perjalanan dan surat keterangan Negatif COVID-19 melalui tes RT-PCR/Rapid Test Antigen/GeNose C-19, dilakukan pada pintu masuk/kedatangan meliputi bandar udara pelabuhan dan terminal oleh Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten/Kota bersama unsur TNI/Polri dan instansi terkait.

Sementara itu, penyelenggaraan operasional moda transportasi meliputi kendaraan pelayanan distribusi logistik serta moda transportasi darat, laut dan udara pada tanggal 6 sampai dengan 17 Mei 2021, dilaksanakan dengan berpedoman pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri 1442 H dalam rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Surat Edaran ini berlaku efektif mulai tanggal 6 sampai dengan 17 Mei 2021 dan/atau menyesuaikan dengan hasil evaluasi yang dilaksanakan sesuai kebutuhan.


Editor : Fikri

Batam

Puluhan Anak Panti Asuhan di Bengkong Dievakuasi Dinsos

Published

on

Panti Asuhan di Bengkong

KUTIPAN.CO – Puluhan anak yang berada di yayasan panti asuhan CH di Bengkong, Kota Batam di evakuasi oleh Dinas Sosial Kota Batam.

Dari pantauan awak media di lokasi, terlihat beberapa petugas dari tim terpadu Pemerintah Kota Batam melakukan penjemputan terhadap puluhan anak-anak tersebut, serta sejumlah personel Polsek Bengkong hadir untuk melakukan pengamanan di lokasi tersebut.

Diketahui sebelumnya, yayasan tersebut tersandung kasus pencabulan yang mana anak pemilik yayasan diduga melakukan pencabulan terhadap anak dibawah umur.

Kapolsek Bengkong, AKP Bob Ferizal saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya hanya sebatas pengamanan.

“Kita berikan pengertian supaya mereka dari pihak Yayasan mengizinkan untuk dibawa anak-anak tersebut untuk dilakukan pemulihan dengan adanya permasalahan yang ada,” kata AKP Bob, Jumat (17/09/2021)

Menanggapi hal tersebut, Koordinator Komisi Keadilan Perdamaian dan Pastoral Migran Perantau (KKP-PMP) Kepri Pastor Chrisanctus Paschalis Saturnus akrab disapa Romo Paschal melalui Anggota KKP-PMP Leo Halawa mengatakan, pihaknya berterimakasih kepada Pemerintah Kota Batam sudah mengevakuasi anak-anak dari Yayasan tersebut, karena diduga ada unsur tindak pidana dugaan pelecehan seksual.

“Kita selaku pendamping adik-adik tersebut mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota Batam atau tim terpadu yang tergabung telah mengamankan anak-anak dari Yayasan tersebut,” ucap Leo saat diwawancarai awak media, di Batam Center, pada Jum’at (17/9/2021).

Menurut Leo, saat evakuasi yang dilakukan oleh Dinas Sosial Kota Batam sempat terjadi mis komunikasi dan pihaknya sangat menyayangkan hal itu.

“Sekali lagi kami menyayangkan sikap oknum yang terkesan menghalang halangi tindakan daripada persuasif yang dilakukan oleh tim terpadu. Dengan turunnya tim terpadu ke Yayasan CH sudah jelas bahwa ada unsur dugaan yang disalahgunakan oknum tertentu di dalam yayasan tersebut,” kata Leo.

Baca Juga : Oknum Calon Pendeta Yayasan di Bengkong Cabuli 4 Anak Dibawah Umur

“Dengan turunnya tim terpadu dan mengevakuasi anak-anak itu, seharusnya berterimakasih kepada mereka bukan menghalang-halangi. KKP-PMP akan terus mendukung dan mengawal pihak Kepolisian untuk mengusut tuntas masalah ini,” ucap Leo.

Baca :  Tingkatkan Kualitas Wartawan di Kepri, UPNV Yogyakarta Gelar Pelatihan Jurnalistik

“Sementara untuk kondisi keempat anak korban pencabulan saat ini sudah berada disuatu tempat yang aman dan sekarang mereka menjalani rehabilitas, kita jamin mereka sekolah seperti biasa,” pungkas Leo.

Diberitakan sebelumnya, Seorang oknum calon pendeta berinisial DS (27) sekaligus anak pemilik salah satu yayasan di Bengkong ditangkap polisi usai dilaporkan mencabuli empat orang anak dibawah umur.

Mirisnya, aksi yang dilakukan oleh pelaku DS diketahui sejak bertahun-tahun dan kali ini baru terungkap.

Koordinator Komisi Keadilan Perdamaian dan Pastoral Migran Perantau (KKP-PMP) Kepri Pastor Chrisanctus Paschalis Saturnus akrab disapa Romo Paschal melalui Anggota KKP-PMP Leo Halawa mengatakan, bahwa korban ada 4 orang anak dibawah umur, dimana dua orang diantaranya berusia 17 tahun dan dua nya lagi berusia 15 tahun serta 12 tahun.

Dijelaskan Leo Halawa, puncak kejadian tersebut pada tanggal 23 Agustus 2021 sekira pukul 03.00 WIB, pelaku masuk ke dalam kamar korban melalui jendela.

“Pelaku masuk ke kamar korban lewat jendela dan langsung memegang kemaluan korban hingga korban berteriak. Saat itu juga teman satu kamar terbangun langsung menghidupkan lampu, baru ketahuan bahwa pelakunya adalah oknum calon pendeta,” ucap Leo.

Tak hanya itu, menurut pengakuannya, korban sudah bertahun-tahun menerima dugaan pelecehan seksual atau pencabulan dari pelaku, namun baru terungkap,” ujar Leo Halawa saat diwawancarai awak media, Rabu (8/9/2021) malam

Setelah pihaknya mendapatkan informasi tersebut, Leo Halawa selaku pendamping diberikan mandat oleh Romo Paschal untuk mengurus kepentingan hukum para korban.

“Saat ini pelaku DS sudah diamankan. Kami sangat mengapresiasi kinerja Unit VI Satreskrim Polresta Barelang. Masa depan anak-anak ini perlu sekali dipertimbangkan,” tegas Leo.

Sementara itu, untuk ke empat korban yang masih dibawah umur saat ini sudah diamankan di salah satu tempat untuk menjalani masa pemulihan psikis.

“Kita berharap kejadian ini tidak terulang lagi. Tentu, sangat kita sayangkan sekali pelaku merupakan pemuka agama,” pungkasnya.


Laporan : Yuyun

Continue Reading

Kepri

Operasi “Siaga Segara 21” Pangkoarmada I Pastikan 4 Kapal Perang RI di Laut Natuna Utara

Published

on

Foto Laut natuna, pangkoarmada, TNI AL

KUTIPAN.CO – Guna mengamankan perairan Laut Natuna Utara, Panglima Komando Armada (pangkoarmada) I, Laksamana Muda TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P menggelar operasi “Siaga Segara 21”, di Laut Natuna Utara, pada Jum’at (17/9/2021).

Dalam konferensi persnya saat mendarat di Bandar udara Ranai, Pangkoarmada I kembali menyinggung tugas TNI AL berdasarkan pada pasal 9 undang-undang no 34 tahun 2004 tentang TNI.

Atas dasar tersebut, TNI AL dalam hal ini Koarmada I melaksanakan tugas mengamankan perairan Laut Natuna Utara, dengan menggelar operasi “Siaga Segara 21”.

Dalam mengamankan Laut Natuna Utara dituntut kehadiran KRI selalu ada 1 X 24 jam, oleh karena itu TNI AL mengerahkan sampai dengan 5 KRI, secara bergantian paling tidak ada 3 atau 4 KRI berada di laut sementara lainnya melaksanakan bekal ulang, sehingga dapat memantau kapal-kapal yang kemungkinan memasuki perairan yurisdiksi Indonesia.

Laksda TNI Arsyad Abdullah mengatakan, selain KRI, Operasi di Laut Natuna Utara juga melibatkan pesawat udara TNI AL untuk melakukan patroli udara maritim secara rutin di wilayah tersebut, seperti yang kita lakukan hari ini.

“Dari hasil patroli udara hari ini, saya meyakinkan bahwa unsur TNI AL dalam hal ini 4 KRI berada di Laut Natuna utara untuk menjaga keamanan laut dan memberikan rasa aman bagi para pengguna laut khususnya nelayan kita,” ungkap Laksda TNI Arsyad Abdullah.

Baca :  Gubernur Kepri Positif Covid-19, ASN dan Wartawan Tes Swab

Lebih lanjut Pangkoarmada I mengatakan bahwa selama melakukan patroli udara tadi tidak dijumpai adanya kapal perang ataupun coast guard negara asing, demikian pula dengan kapal ikan asing (KIA).

Ada beberapa kontak yang kita temui selain kapal perang (KRI) kita sendiri adalah kapal nelayan lokal (KII) dan beberapa kapal niaga jenis tangker dan kontainer yang sedang melintas di ZEEI.

“Anda lihat sendiri ada 4 Kapal yang sedang melintas di perairan internasional karena ZEE adalah perairan internasional dimana merupakan hak lintas damai dari negara-negara yang akan melintas di perairan tersebut,” ucapnya kepada awak media yang diajak ikut meliput situasi patroli udara maritim di Laut Natuna Utara.

Terkait video viral, tentang kapal nelayan yang memvideokan keberadaan kapal perang asing, Pangkoarmada I memberikan tanggapan bahwa itu bisa saja terjadi, karena diatas ZEEI tersebut juga ada hak pelayaran internasional atau freedom of navigation, dimana semua negara memiliki hak lintas damai disana.

“Kapal perang yang viral dalam video tersebut mungkin sedang melakukan hak lintas damai atau sedang melintas di Laut Natuna Utara,” pungkasnya.


Laporan : Yuyun

Continue Reading

Batam

AJI Batam Kecam Aksi Intimidasi Oknum Pengaman Menhub

Published

on

AJI Batam Kecam Aksi Intimidasi
Ajang Nurdin, kontributor Liputan6.com untuk Batam, Kepulauan Riau dicekik dan dorong pada lehernya oleh oknum pengaman Menhub | Foto : Screenshoot

KUTIPAN.CO – Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Kota Batam mengecam aksi intimidasi yang dialami salah satu jurnalis kota Batam yakni Ajang Nurdin yang merupakan kontributor liputan6.com, yang mana Ajang Nurdin mendapat perlakuan kekerasan oleh ajudan Menteri Perhubungan (Menhub) RI.

Aksi intimidasi itu dialami Ajang Nurdin, kontributor Liputan6.com untuk Batam, Kepulauan Riau, saat meliput meliput kunjungan kerja Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Budi Karya Sumadi, di Rusun BP Batam di Tanjung Uncang, Batu Aji, Batam, Kamis (16/09/2021)

Berdasarkan siaran pers AJI Batam, kronologis kejadian, saat itu Ajang hendak mewancarai atau melakukan door stop Budi Karya Sumadi usai meninjau Rusun BP Batam. Belum sempat mengajukan pertanyaan, Ajang langsung didorong pada bagian lehernya oleh salah satu ajudan Budi Karya Sumadi.

Setelah itu, petugas lain yang tidak diketahui dari instansi mana memiting sembari menyeret Ajang menjauh dari rombongan Menhub RI tersebut.

“Bro, wawancara nanti di pelabuhan [Pelabuhan Ferry Batam Center],” katanya setelah melepas pitingan.

Menurut pengakuan Ajang, dia tidak mengetahui kalau Budi Karya Sumadi tidak dapat diwawancarai saat itu. Berdasarkan jadwal kunjungan kerja Menhub RI itu di Batam pun, tidak disebutkan sama sekali bahwa door stop dilarang.

Tindakan intimidasi ini jelas merupakan bentuk kekerasan terhadap jurnalis dan mengancam kebebasan pers di Batam dan secara luas di Indonesia.

Baca :  Cabuli Pasiennya Seorang Dokter di Batam Diringkus Polisi

“Atas kejadian yang dialami rekan kami, Ajang Nurdin, maka AJI Batam menyatakan sikap. Mengecam intimidasi yang dilakukan secara arogan oleh oknum pengamanan Menteri Perhubungan terhadap Ajang Nurdin kontributor Liputan6.com,” tulis Ketua AJI Batam, Slamet Widodo dalam siaran persnya

Selain itu, AJI Batam juga mengimbau semua pihak untuk menghargai, memahami kerja-kerja jurnalisme dan menghormati kebebasan pers di Batam, dan di seluruh Indonesia secara umum.

AJI Batam mengingatkan bahwa dalam menjalankan tugasnya jurnalis dilindungi oleh undang-undang. Pasal 18 UU Pers No. 40 tahun 1999 menyatakan, “Dalam melaksanakan profesinya wartawan mendapat perlindungan hukum.” Penghalang-halangan upaya jurnalis untuk mencari dan mengolah informasi pun, dapat dipidana dalam pidana kurungan penjara selama 2 tahun atau denda paling banyak Rp500 juta.

“AJI Batam menegaskan jurnalis harus dilindungi dalam melaksanakan tugas peliputan demi mencari kebenaran yang hakiki bagi masyarakat, meskipun mendatangkan kebencian dari pihak tertentu,” katanya

AJI Batam berharap kejadian yang menimpa Ajang Nurdin tidak terulang lagi bagi jurnalis lain di Batam dan di Indonesia di masa mendatang.


Laporan : Yuyun
Editor : Fikri

Continue Reading

Web Stories

Berita Lainnya

Foto Ditjen Aptika, kominfo Foto Ditjen Aptika, kominfo
Digital20 jam ago

Ditjen Aptika Indonesia Cakap Digital Positif Berinternet

KUTIPAN.CO – Menindaklanjuti arahan Presiden RI tentang pentingnya sumber daya manusia yang bertalenta digital, Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Direktorat...

Panti Asuhan di Bengkong Panti Asuhan di Bengkong
Batam21 jam ago

Puluhan Anak Panti Asuhan di Bengkong Dievakuasi Dinsos

KUTIPAN.CO – Puluhan anak yang berada di yayasan panti asuhan CH di Bengkong, Kota Batam di evakuasi oleh Dinas Sosial...

UPDATE Covid-19 Lingga UPDATE Covid-19 Lingga
Lingga1 hari ago

UPDATE Covid-19 Lingga 17 September : 1 Kasus Aktif 1 Kematian

KUTIPAN.CO – Perkembangan terkini kasus Covid-19 di Kabupaten Lingga pada Jumat 17 September 2021, terdapat penambahan kasus aktif, 1 kematian...

Kapal Asing di Laut Natuna Utara Kapal Asing di Laut Natuna Utara
Nasional1 hari ago

Pangkoarmada I : Issue Ribuan Kapal Asing di Laut Natuna Utara Tidak Benar

KUTIPAN.CO – Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I, Laksamana Muda TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P melakukan patroli udara, guna memastikan kebenaran...

Foto Curanmor, headline, polsek lubuk baja Foto Curanmor, headline, polsek lubuk baja
Kutipan Berita1 hari ago

Ingin Punya Motor Untuk Balapan, Anak Dibawah Umur Nekat Curi Motor

KUTIPAN.CO – Lantaran ingin punya motor sendiri untuk dipakai balapan, YB (16) anak dibawah umur nekat mencuri motor di Jalan...

Foto Laut natuna, pangkoarmada, TNI AL Foto Laut natuna, pangkoarmada, TNI AL
Kepri2 hari ago

Operasi “Siaga Segara 21” Pangkoarmada I Pastikan 4 Kapal Perang RI di Laut Natuna Utara

KUTIPAN.CO – Guna mengamankan perairan Laut Natuna Utara, Panglima Komando Armada (pangkoarmada) I, Laksamana Muda TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P...

AJI Batam Kecam Aksi Intimidasi AJI Batam Kecam Aksi Intimidasi
Nasional2 hari ago

Kemenhub RI Minta Maaf Atas Intimidasi Wartawan di Batam

KUTIPAN.CO – Kementerian Perhubungan melalui juru bicaranya menyampaikan permohonan maaf atas insiden kesalahpahaman dalam penanganan keamanan yang terjadi pada salah...

UPDATE Covid-19 Lingga UPDATE Covid-19 Lingga
Lingga2 hari ago

UPDATE Covid-19 Lingga 16 September : Nihil Penambahan Kasus Aktif dan 1 Kasus Kematian

KUTIPAN.CO – Perkembangan terkini kasus Covid-19 di Kabupaten Lingga pada Kamis 16 September 2021, nihil penambahan kasus aktif, 1 kasus...

Populer Sepekan

Calon Pendeta Yayasan di Bengkong Cabuli 4 Anak Dibawah Umur Bupati Lingga Minta Kabag di Setda Lingga Segera Beradaptasi Polsek Nongsa Tangkap Pelaku Pencurian Rokok Milik PT. Sinar Mitra Usaha Komunitas Sastra Dilaut dan RD Paschal Gelar Lomba Video Kreatif Gurindam 12