Connect with us

Batam

Satpol PP Batam Dapati Pelaku Usaha Abai Prokes

Published

on

Satpol PP Batam

KUTIPAN.CO – Menindaklanjuti peraturan Wali Kota Batam nomor 49 tahun 2020, terkait intensifitas penegakan protokol kesehatan ditengah masyarakat, Satpol PP Kota Batam lakukan pengecekan dan penertiban prokes disejumlah titik keramaian.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam, Salim mengatakan, pada Rabu (21/4/2021) pihaknya melakukan pemantauan dan penertiban disejumlah titik keramaian diantara tempat yang dikunjungi oleh pihaknya yakni Batam Kota dan Bengkong.

Sambung dia, dalam kegiatan tersebut pihaknya melibatkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DBM PTSP) Kota Batam, Bagian Hukum Setdako Batam, Dinas Perhubungan (Dishub) Batam, TNI-Polri, dan Direktorat Pengamanan (Ditpam) Badan Pengusahaan (BP) Batam.

“Temuan di lapangan, para pelaku usaha masih didapati tidak mematuhi protokol kesehatan sesuai dengan Perwako Nomor 49 tahun 2020,” ujar Salim, Kamis (22/4/2021).

Baca :  PKS Gelar Musda Serentak se-Indonesia, Yusuf Resmi Dilantik Sebagai Ketua DPD PKS Kota Batam

Satpol PP Batam

Lebih detail dijelaskan Salim, di Kecamatan Batamkota, petugas menemukan rata-rata pengusaha cafe dan kuliner yang berada di Pasar Mega Legenda melanggar ketentuan jarak tempat duduk -jarak antara meja dengan meja dan kursi dengan kursi- tidak sesuai dengan ketentuan protokol kesehatan.

“Masih di Mega Legenda, petugas melayangkan Surat Peringatan 3 untuk Sudut Cafe karena melanggar pengaturan jarak yang tidak sesuai dengan ketentuan protokol kesehatan,” tegasnya.

Selain ke Batamkota, petugas bergerak ke Bengkong, kawasan Golden Prawn. Di lokasi itu, petugas mendatangi Cafe Golden King, dan Pujasera Golden King. Di dua lokasi itu, petugas mendapati tidak ada pengaturan jarak meja dengan meja dan kursi dengan kursi tidak sesuai dengan aturan protokol kesehatan.

Baca :  Bawa Ganja Seberat 1,2 Kg Polda Kepri Tangkap Pelaku di Tembesi

“Kita layangkan Surat Peringatan Pertama,” ujarnya.

Salim mengimbau, seluruh para pelaku usaha agar selalu mematuhi protokol kesehatan. Bagi pengunjung agar selalu menggunakan masker, mencuci tangan, dan selalu menjaga jarak. Pihaknya juga memberikan contoh jarak antara meja dengan meja dan jarak antara kursi dengan kursi.

“Kita kembali mengingatkan pemilik tempat usaha agar tetap menata meja dan kursi seperti yang kita berikan contoh. Apabila surat teguran atau pernyataan yang telah ditandatangani para pelaku usaha dan terulang lagi, maka sanksi akan ditingkatkan sesuai dengan Perwako 49/2020 berupa sanksi sosial dan denda materi atau pencabutan izin usaha,” ujarnya.


Laporan : Yuyun
Editor : Fikri

Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Populer Sepekan