
KUTIPAN – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna melalui Unit Siaga SAR Pulau Laut berhasil mengevakuasi tiga orang nelayan setelah pompong yang mereka gunakan untuk mencari gurita mengalami kecelakaan laut dan karam akibat menghantam karang, Selasa (20/11/2026).
Berdasarkan informasi awal, kecelakaan diduga terjadi saat tali pompong putus akibat dihempas ombak. Kondisi tersebut menyebabkan kapal kehilangan kendali dan akhirnya menghantam karang di sekitar perairan Pulau Sekatung, Kecamatan Pulau Laut, Kabupaten Natuna.
Laporan pertama diterima Kantor SAR Natuna sekitar pukul 16.00 WIB dari seorang warga bernama Said Musim melalui pesan WhatsApp. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR Gabungan yang didukung masyarakat nelayan Desa Kadur segera bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan proses pencarian dan evakuasi.
Setelah upaya pencarian selama beberapa jam, pada pukul 19.10 WIB seluruh korban berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam keadaan selamat.
Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, membenarkan peristiwa kecelakaan kapal pompong tersebut. Ia menyampaikan bahwa ketiga nelayan pencari gurita telah diselamatkan dan dipulangkan ke pihak keluarga.
“Benar, telah terjadi kecelakaan kapal pompong pencari gurita di perairan Sekatung. Alhamdulillah, ketiga korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Keberhasilan operasi ini tidak terlepas dari koordinasi dan keterlibatan seluruh unsur, baik TNI-Polri, masyarakat nelayan, maupun perangkat desa setempat,” ujar Abdul Rahman.
Lebih lanjut, Abdul Rahman mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di laut. Ia juga menekankan pentingnya memastikan kesiapan sarana transportasi laut serta rutin memantau informasi dan prakiraan cuaca sebelum melaut. (Zal).





