KUTIPAN.CO – Satu dari lima komplotan pencuri Safety Box atau Brankas yang melakukan tindak pidana pencurian di salah satu rumah warga di wilayah Jalan Mutiara Sekop Darat, Kelurahan Dabo, Kecamatan Singkep, merupakan residivis.

Adapun salah satu tersangka yang merupakan residivis tersebut yakni berinisial RH, saat dihadirkan pada konferensi pers di Polsek Dabo Singkep, RH mengaku pada wartawan telah dua kali keluar masuk penjara.

“Udah tiga kali bang, dengan kasus berbeda-beda,” kata RH pada wartawan, Jumat (14/2/2020).

Pria yang mengaku tinggal di Lorong Fajar, Dabo Singkep ini mengatakan, adapun kasus yang pernah ia jalani yakni, kasus penikaman, kasus KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) dan kasus pencurian yang saat ini membuatnya harus kembali berurusan dengan hukum dan masuk ke jeruji besi.

RH yang juga merupakan otak dari komplotan pelaku dari pencurian brangkas yang berisi uang Dolar, Rupiah dan Perhiasan dengan total Ratusan Juta Rupiah tersebut sempat melarikan diri ke Bintan.

“Tiga tersangka sempat lari ke Bintan, salah satunya RH,” kata Kapolsek Dabo Singkep AKP Ahmad Wahyudi.

AKP Ahmad Wahyudi mengatakan, terungkapnya kasus ini tidak terlepas dari partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi, lalu dilakukan pengembangan dan akhirnya dapat mengamankan para pelaku.

Diketahui kejadian pencurian Brankas tersebut pada tanggal 25 Januari 2020 lalu, dan disadari dan dilaporkan oleh korban atau pemilik rumah pada 28 Januari 2020 lalu, saat kejadian korban atau pemilik rumah sedang tidak berada dikediamannya. Dari pengakuan korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp400 Juta.

Adapun ke-lima para pelaku tersebut yakni, RH yang merupakan residivis dan otak pelaku utama ditangkap di Tanjungpinang, sementara HJ dan DM ditangkap di Bintan, sedangkan KE dan MA ditangkap di Dabo Singkep.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya para tersangka disangkakan dengan Pasal 363 Ayat 3,4,5 Jo Pasal 55,56 Jo Pasal 480 dengan ancaman Hukuman Penjara 7 Tahun.

Penulis : Ramadhan
Editor : Fikri