Kasi Pidsus Kejari Lingga Josua Tobing (dokumentasi Kutipan.co)

Lingga – Sidang korupsi kasus dana SPJ Rp 1,3 miliar dengan tersangka mantan Bendahara Sekretariat Daerah (Setda) Lingga Angga Ferdian Suzanda (AFS) di Pengadilan Negeri Tipidkor Tanjungpinang dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi kembali ditunda hingga Kamis (28/11/2019) mendatang.

Sidang yang dipimpin langsung oleh Hakim Eduart MP Sihaloho dengan agenda pemeriksaan terhadap saksi-saksi dari Dinas Pemkab Lingga. Namun saksi tidak hadir.

“Untuk sidang kembali ditunda karena saksi-saksi tidak hadir. Untuk saksi ada tiga orang yang kita panggil dari Dinas Pemkab Lingga. Jadi sidang ditunda pada Kamis mendatang,” kata Kasi Pidsus Kejari Lingga Josua Tobing saat dikonfirmasi, Jumat (22/11/2019)

Hingga saat ini terdakwa dikenakan pasal 2 ayat 1 jo pasal 18 ayat 1 huruf b, ayat 2, 3 UU RI no 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU RI No 20 tahun 2001.

Josua menjelaskan, bahwa terdakwa dimajukan kepersidangan setelah penyidik menemukan kerugian negara sebesar Rp1,3 miliar berdasarkan perhitungan ahli BPKP Provinsi Kepri.

“Berdasarkan perhitungan BPKP Kepri total kerugian negara sebesar Rp1,3 miliar, dan saat ini baru satu orang yang kita tetapkan sebagai tersangka, namun tidak menutup kemungkinan akan ada orang lain, karena korupsi ini tidak mungkin makan sendiri,” beber Josua

Penulis : KRI
Editor : Agedas