Rutan Batam Segera Bangun Ruang Sidang Online

  • Bagikan
Rutan Batam

Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II A Batam akan membangun ruang sidang online untuk para narapidana. Pasalnya selama pandemi Covid-19, proses sidang di Batam dilaksanakan secara online.

Kepala Rumah Tahanan Kelas IIA Batam, Yan Patmos mengungkapkan, selama pandemi proses persidangan dilaksanakan secara online, dalam sehari sedikitnya terdapat 40 warga binaan yang melaksanakan sidang online, dikarenakan di Rutan kelas IIA Batam tidak memiliki ruangan khusus untuk persidangan, maka pihaknya menyediakan ruangan untuk warga binaan yang melaksanakan sidang online dengan resiko tinggi.

“Sampai saat ini hampir 1,8 bulan pendemi terjadi di Indonesia termasuk Kota Batam, layanan persidangan dilakukan secara online. Namun, karena tidak adanya fasilitas ruang sidang yang bisa digunakan, pihak Rutan menyediakan ruangan untuk warga binaan yang mengikuti sidang dengan resiko yang sangat tinggi,” kata Yan Patmos, Senin (11/10/2021).

Dijelaskannya, saat warga binaan mengikuti persidangan secara online hanya melewati satu pintu agar bisa keluar dari Rutan jadi resikonya sangat tinggi. Menyikapi kondisi tingkat kerawanan yang sangat tinggi itu, Rutan Batam mengajukan permintaan bantuan pembangunan ruang sidang pada Pemerintah Kota Batam dan DPRD Kota Batam.

“Puji Tuhan pengajuan kita diterima dan disetujui oleh pemerintah Kota Batam dengan menggunakan APBDP Kota Batam. Pembangunannya akan dimulai dalam waktu dekat ini,” ungkap Yan Patmos

Menurut Yan Patmos, dengan adanya ruang sidang di Rutan Kelas IIA Batam tersebut, pihaknya telah membantu sejumlah instansi lintas vertikal.

“Gagasan dari Rutan Kelas IIA Batam ini juga dapat membantu lintas vertikal instansi pemerintahan yakni instansi Kejaksaan Agung melalui Kejaksaan Negeri Batam, Mahkamah Agung melalui Pengadilan Negeri dan Kemenkumham melalui Rutan Batam,” ujar Yan Patmos.

Ditambahkannya, selama tahun 2020 sampai 2021 Rutan Batam banyak menerima penghargaan, salah satunya penghargaan dari Menteri Kemenkumham, Yasonna Laoly yakni sebagai Rutan yang ramah terhadap penyandang disabilitas atau pemenuhan HAM terhadap kaum disabilitas.

Selain itu, ada juga penghargaan dari PMI dimana Rutan Batam selama 1 tahun 9 bulan ini, dalam 2 bulan sekali telah menyumbangkan kurang lebih 30 kantong darah untuk kemanusian.

‚ÄúSemua pencapaian ini tidak lepas dari kerjasama dan dukungan dari seluruh instansi, termasuk rekan-rekan media yang selalu mensupport dalam memberikan pemberitaan seputar kegiatan Rutan Kelas IIA Batam untuk diketahui oleh seluruh masyarakat Kota Batam,” pungkasnya.


Report : Yuyun
Editor : Fikri

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan