
KUTIPAN – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Ikatan Mahasiswa Kabupaten Lingga (IMKL) menggelar kegiatan berbagi takjil dengan mengusung tema “Merajut Silaturahmi dengan Cita Rasa Melayu Lingga”.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu, 1 Maret 2026, pukul 16.30–17.30 WIB, di kawasan Alun-Alun Engku Putri dan sekitarnya. Ratusan porsi lakse, makanan khas Melayu Kabupaten Lingga, dibagikan secara gratis kepada masyarakat, pengendara, serta pejalan kaki yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.
Ketua pelaksana kegiatan, Encik Tirnayanti, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda berbagi makanan, tetapi juga momentum mempererat kebersamaan.
“Sebagai Ketua Pelaksana kegiatan berbagi takjil Ikatan Mahasiswa Kabupaten Lingga (IMKL) Kota Batam, saya berharap kegiatan berbagi Lakse sebagai makanan khas Melayu yang dilaksanakan pada 1 Maret 2026 di Alun-Alun Engku Putri dan sekitarnya ini tidak hanya menjadi momen berbagi di bulan suci Ramadan, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta memperkenalkan cita rasa dan kearifan lokal Melayu kepada masyarakat luas. Semoga melalui kegiatan ini, nilai kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong di antara mahasiswa dan masyarakat semakin tumbuh, serta IMKL dapat terus hadir memberikan manfaat nyata bagi Kota Batam dan sekitarnya,” papar Encik Tirnayanti.
Ramadhan Jadi Momentum Kepedulian Sosial
Sementara itu, Ketua IMKL, Marcellino Katiandagho, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat sekaligus upaya melestarikan kekayaan kuliner daerah.
“Ramadhan adalah momentum untuk memperkuat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian sosial. Melalui kegiatan berbagi lakse ini, kami ingin memperkenalkan cita rasa khas Melayu Lingga sekaligus membangun kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat,” kata Marcellino.
Ia menambahkan, kegiatan sosial seperti ini menjadi salah satu komitmen IMKL untuk terus hadir di tengah masyarakat Kota Batam, tidak hanya dalam bentuk aksi sosial, tetapi juga edukatif dan kultural.

Lakse, Warisan Kuliner Melayu Lingga
Lakse sendiri merupakan kuliner tradisional berbahan dasar sagu dengan kuah rempah khas yang kaya rasa dan memiliki nilai historis dalam budaya Melayu. Dengan mengangkat lakse sebagai menu utama dalam kegiatan berbagi takjil, IMKL berharap generasi muda semakin mengenal dan mencintai warisan kuliner daerahnya.
Proses kegiatan dimulai dari persiapan bahan, pengolahan, hingga pengemasan yang dilakukan secara gotong royong oleh seluruh pengurus dan anggota IMKL. Kekompakan para mahasiswa terlihat sejak tahap awal hingga pembagian takjil berlangsung.
Antusiasme masyarakat pun tampak dari respon positif dan apresiasi yang diberikan kepada para mahasiswa selama kegiatan berlangsung. Banyak pengendara dan warga yang menyampaikan terima kasih atas inisiatif berbagi tersebut.
Perkuat Solidaritas Mahasiswa di Perantauan
Selain sebagai kegiatan sosial, acara ini juga menjadi ajang mempererat solidaritas antaranggota IMKL di perantauan. Sebagai organisasi mahasiswa daerah, IMKL mewadahi mahasiswa asal Kabupaten Lingga yang sedang menempuh pendidikan di Kota Batam dan sekitarnya.
Sejauh ini, IMKL berfokus pada pengembangan potensi mahasiswa, pelestarian budaya Melayu, serta pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan berbagi takjil bertema budaya ini, IMKL ingin memperkuat identitas Melayu Lingga di tengah masyarakat Batam yang multikultural.
Ke depan, IMKL berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang tidak hanya bersifat sosial, tetapi juga edukatif dan kultural sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa daerah dalam menjaga nilai-nilai budaya dan mempererat hubungan harmonis dengan masyarakat.




