Connect with us

Indonesia

PSBB : Ojek Online Hanya Boleh Bawa Barang

Published

on

Foto ojek online, pembatasan sosial berskala besar, PSBB

KUTIPAN.CO – Dalam rangka percepatan penanganan Covid-19, pemerintah telah mengeluarkan pedoman PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) yang telah ditetapkan oleh Kementrian Kesehatan, pedoman PSBB ini terdapat dalam pasal 15 Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 9 Tahun 2020.

Dalam pedoman itu dijelaskan pada bagian perusahaan komersial dan swasta bahwa ojek online tidak boleh mengangkut penumpang.

“Layanan ekspedisi barang, termasuk sarana angkutan roda dua berbasis aplikasi dengan batasan hanya untuk mengangkut barang dan tidak untuk penumpang,” bunyi pedoman yang ditandatangani oleh Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, dikutip Minggu (5/4/2020)

Menanggapi hal tersebut salah satu aplikasi ojek online yakni Grab mengaku belum mengetahui aturan tersebut.

Baca :  Rupiah Macet di Posisi Rp15.645 per Dolar AS

“Kami cek dulu ya,” kata Manajer Humas Grab, Andre Sebastian dikutip dari CNNIndonesia.com, Minggu (5/4/2020).

Layanan aplikasi ojek online Gojek juga menyatakan akan menindaklanjuti pedoman dari Permenkes No 9/2020 mengenai larangan pengangkutan penumpang tersebut.

Diketahui, dalam aturan pedoman PSBB, selain ojek online, pemerintah akan membatasi sekolah dan tempat kerja, kegiatan keagamaan, kegiatan di tempat atau fasilitas umum. Kemudian, kegiatan sosial dan budaya dan moda transportasi.

Ada beberapa tempat yang mendapat pengecualian saat PSBB, tapi harus menjaga jumlah minimum karyawan dan pengaturan jarak orang sebagai upaya pencegahan penyebaran penyakit.

Antara lain supermarket, minimarket, pasar, toko kebutuhan bahan pangan dan barang pokok, toko obat-obatan dan peralatan medis, rumah sakit, dan puskesmas.

Editor : Fikri
Source : CNNIndonesia

Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Populer Sepekan