Selamat Tahun Baru Kutipan Berita

Polsek Nongsa Hadiahi Pelaku Pemerkosaan, Curat dan Cabul Dengan Timah Panas

  • Bagikan
Polsek Nongsa

KUTIPAN.CO – Melawan saat akan dilakukan penangkapan pelaku pemerkosaan, pencabulan anak dibawah umur dan pencurian dengan kekerasan berinisial L berusia 39 tahun dilumpuhkan Unit Reskrim Polsek Nongsa dengan timah panas pada bagian kakinya.

Foto akp yudi arvian, curas, headline, kapolsek nongsa, Pencabulan

Kapolsek Nongsa AKP Yudi Arvian mengatakan, pelaku melakukan perbuatan pencurian dengan kekerasan, pemerkosaan serta pencabulan anak dibawah umur di 3 TKP yang berbeda-beda yakni di Kampung Melayu dan Family Dream Kelurahan Batu Besar Kecamatan Nongsa.

“Dari 3 laporan yang diterima Polsek Nongsa, pelakunya 1 orang berinisial L (39) dan saat ini sudah kita amankan,” ucap Kapolsek Nongsa AKP Yudi Arvian, SIK didampingi Kasi Humas Polresta Barelang Iptu Tigor Sidabariba, SH dan Kanit Reskrim Polsek Nongsa Iptu Sofyan Rida, di Mapolsek Nongsa, pada Senin (13/9/2021).

Dijelaskan AKP Yudi, untuk kasus yang pertama TKP di Kampung Melayu terjadi pada hari Minggu (25/7/2021) sekira pukul 02.00 WIB pelaku masuk ke dalam rumah korban YI dengan cara mencongkel jendela, kemudian pelaku menggunakan senjata tajam mengancam korban dan memaksa melakukan persetubuhan.

“Korban bangun dari tidur dan melihat ada laki-laki bertubuh tinggi besar berada disamping kanannya. Korban duduk dan pelaku berkata “diam” sambil memegang sebilah pisau dan menyuruh melepaskan pakaiannya,” ungkap AKP Yudi.

Kemudian pelaku melakukan aksinya terhadap korban, setelah itu pelaku mengambil uang Rp 120.000 dan keluar sambil berkata “Besok saya kemari lagi dan keluar lewat pintu depan,” ungkap AKP Yudi

Lebih jauh diungkapkan mantan Kasat Reskrim Polres Lingga ini, selanjutnya untuk kasus kedua TKP di Family Dream terjadi pada hari Sabtu (4/9/2021) sekira pukul 05.00 WIB pelaku merusak jendela dapur dan langsung masuk ke rumah korban EF (38) yang sedang tidur. Kemudian pelaku mengambil Handphone anak korban dan kabur lewat pintu samping rumah korban.

“Saat anak korban bangun pagi ia tidak mendengar alarm yang biasa membangunkannya, kemudian ia menanyakan kepada ibunya “ma, coba miscall HP kakak kok gak bunyi,” ujar AKP Yudi.

Kemudian korban bersama suami dan anaknya mencari HP tersebut namun tidak ditemukan, suami korban menyuruh untuk melihat pintu samping rumahnya dan didapati pintu tersebut sudah terbuka sedikit. Selanjutnya korban membuat Laporan Polisi ke SPKT Polsek Nongsa.

Lanjutnya, untuk kasus ketiga TKP di Family Dream terjadi pada hari Selasa (7/9/2021) sekira pukul 05.10 WIB pelaku masuk kedalam rumah dengan mencongkel jendela dan membangunkan korban SF (17) yang masih dibawah umur.

“Pelaku mengancam korban dengan senjata tajam dan memaksa untuk melakukan pencabulan, selanjutnya pelaku mengambil 4 unit HP yang ada dirumah tersebut,” ungkap AKP Yudi

Setelah dilakukan penyelidikan oleh tim dan berdasarkan informasi masyarakat bahwa pelaku L (39) berada di Ruli Kampung Aceh Kelurahan Muka Kuning Kecamatan Sei Beduk Kota Batam.

Anggota Opsnal Unit Reskrim Polsek Nongsa yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Sofyan Rida dengan gerak cepat langsung mendatangi TKP tersebut dan berhasil menangkap pelaku yang selanjutnya dibawa Ke Polsek Nongsa untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Pada saat penangkapan pelaku melakukan perlawanan sehingga tim melakukan tindakan tegas menembak ke udara namun masih melawan dan kita melakukan pelumpuhan di kaki pelaku sebanyak 2 tembakan dan pelaku sedang dalam pengaruh Narkotika,” tegas AKP Yudi.

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal berlapis yakni Pasal 285 KUHPidana Jo Pasal 2 ayat 1 UU RI Darurat no.12 tahun 1951, Pasal 365 ayat 2 Jo Pasal 82 ayat 1 Jo Pasal 76E UU RI No.17 tahun 2016, Pasal 363ayat 1 ke 3e, 5e KUHPidana dengan ancaman hukuman yang paling tinggi 15 tahun penjara.


Report : Yuyun
Editor : Fikri

  • Bagikan