Selamat Tahun Baru Kutipan Berita

Polsek KKP Batam Perketat Prokes di Pelabuhan Batam

  • Bagikan
Foto AKP Budi Hartono, polsek kkp batam, prokes covid

KUTIPAN.CO – Kepolisian Kawasan Pelabuhan Batam perketat protokol kesehatan terhadap kapal-kapal yang tidak memberikan tanda jarak pada kursi penumpang di dalam kapal.

Foto AKP Budi Hartono, polsek kkp batam, prokes covid

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kawasan Pelabuhan Batam, AKP Budi Hartono S.I.K M.M, Direktur Polairud (Dirpolairud) Polda Kepri, Kombes Pol Reinhard Gultom beserta jajaran, pada Jum’at (11/6/2021).

Kapolsek KKP Batam, AKP Budi Hartono S.I.K M.M mengatakan, kegiatan pengecekan kapal komersil di pelabuhan-pelabuhan Batam bertujuan untuk penerapan protokol kesehatan dalam mengantisipasi Covid-19 di dalam kapal.

Dijelaskan AKP Budi, adapun kapal komersil yang sudah kami cek yakni di Pelabuhan Harbour Bay, Pelabuhan Domestik Sekupang, Pelabuhan Domestik Punggur, Pelabuhan Roro Punggur dan Pelabuhan Internasional Batam Center.

Namun, saat dilakukan pengecekan masih ditemukan adanya kapal di Pelabuhan domestik Punggur yang tidak memberikan tanda jarak pada kursi penumpang di dalam kapal.

“Sengaja kita sidak ke semua pelabuhan yang aktif di Batam untuk menegaskan kembali bahwa protokol kesehatan yang ada di pelabuhan agar di tegakkan kembali agar penyebaran covid19 dapat ditekan dan perekonomian tetap jalan dengan transportasi tetap jalan jadi harus seimbang,” ucap Budi.

AKP Budi menambahkan, kita meminta kepada pihak agen kapal untuk memberikan tanda jarak pada kursi penumpang di dalam kapalnya, dan juga Satgas Covid-19 untuk selalu mengawasi protokol kesehatan di pelabuhan.

Selain itu, kita juga menyarankan kepada KSOP / Syahbandar jika ditemukan kapal yang tidak sesuai protokol kesehatan untuk tidak diberikan Surat Izin Berlayar (SIB).

“Semuanya harus peduli, baik itu penumpang maupun agen kapalnya. Kalau kita mengawasi dan menegur,” pungkasnya.

Ditempat yang sama, Direktur Polairud (Dirpolairud) Polda Kepri, Kombes Pol Reinhard Gultom menegaskan, bahwa Surat Izin Berlayar (SIB) tidak akan diberi oleh Syahbandar jika ditemukan tidak sesuai prokes.

“Kalau perlu kami amankan jika kami temukan di tengah laut, pilih yang mana,” pungkasnya.


Laporan : Yuyun | Editor : Fikri

  • Bagikan