Polresta Barelang Kembali Gagalkan Penyelundupan 31,55 Kg Sabu Jaringan Internasional

WhatsApp Image at
Konferensi pers pengungkapan narkotika jenis sabu jaringan internasional di Mako Polresta Barelang

Dalam waktu 2 bulan, Satresnarkoba Polresta Barelang kembali berhasil menggagalkan penyelundupan sabu seberat 31,552 Kg yang merupakan jaringan internasional Malaysia-Indonesia.

Harris Resort Batam

“Ini merupakan pengungkapan kedua selama saya menjabat sebagai Kapolresta Barelang dengan mengungkap kasus narkotika jenis sabu seberat 31,552 Kg,” ujar Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto, SH, SIK, MH di dampingi Kasat Resnarkoba Kompol Lulik Febyantara, SIK, MH di Mapolresta Barelang, Selasa (19/4/2022).

Dijelaskan Kombes Pol Nugroho, pengungkapan berawal saat tim merah putih mendapat informasi dari masyarakat akan terjadi penyeludupan narkortika dari Malaysia menuju Tanjung Batu, Kabupaten Karimun.

Sambung dia, tim langsung bergerak menuju perairan laut sekitar Pulau Telan Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam untuk melakukan pengintaian dan observasi. Pada pengintaian itu tim melihat adanya kapal speed boat yang mencurigakan.

“Kemudian sekira pukul 21.00 WIB tim mendekati kapal tersebut dan didapati 1 orang laki-laki berada didalam kapal tersebut dan langsung dilakukan penangkapan,” ungkapnya.

Selanjutnya dilakukan pemeriksaan terhadap kapal speed boat yang dibawa oleh pelaku dan ditemukan Narkotika jenis sabu yang disembunyikan pada tempat duduk yang menyatu dengan body speed Boat, kemudian tim membuka kursi menggunakan gerinda didapati barang terlarang yang berisikan 30 bungkus sabu yang dibungkus dengan plastik kemasan merk Guanyingwang.

“Pelaku dijanjikan oleh MR. X (DPO) dengan upah Rp 10.000.000. Sebagai DP awal pelaku diberikan uang sebesar Rp 3.000.000,” katanya.

Barang bukti yang berhasil diamankan dan disita berupa 30 bungkus narkotika jenis serbuk kristal sabu yang dibungkus dengan plastik kemasan merk Guanyingwang dengan berat keseluruhan 31,552 Kg, 1 unit speed boat fiber dengan mesin tempel merk yamaha 30 PK, uang sejumlah Rp. 2.900.000, 1 unit handphone merk redmi beserta kartu telkomsel dan 1 buah tas sandang warna hitam merk Rose Bags.

Ditambahkan Kapolresta Barelang, untuk modusnya pelaku menyembunyikan sabu di tempat duduk yang menyatu pada body speed Boat. Apabila Narkotika jenis sabu ini berhasil diedarkan dapat diasumsikan 1 gram dipakai oleh 10 orang, sehingga Polresta Barelang telah berhasil menyelamatkan sebanyak 315.520 jiwa manusia dengan kerugian Rp 47 Milyar.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) Uu Ri No.35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

Pemkab Karimun