Beranda Headline News Polres Karimun Tangkap Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur

Polres Karimun Tangkap Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur

Konferensi pers pencabulan Polres Karimun | Foto : Istimewa

KUTIPAN.CO – Polres Karimun tangkap pelaku pencabulan anak dibawah umur, dengan inisial AR (53) warga Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun. Kasat Reskrim Polres Karimun AKP Herrie Pramono mengatakan, pria paruh baya yang kesehariannya bekerja sebagai buruh tani tersebut melakukan pencabulan pada anak berusia 12 tahun. Pada Maret 2019 yang mana tersangka melakukan aksi bejatnya di rumah ibadah.

“Dibelakang rumah ibadah, tersangka menarik tangan korban dan memaksa korban, ditempat itu tersangka melakukan pelecehan terhadap korban,” kata AKP Herrie Pramono pada konferensi pers, Senin (27/1/2020).

Tak hanya sampai disitu, tersangka kembali melalukan aksi bejatnya pada 27 Desember 2019 dan 14 Januari 2020, namun korban menolaknya, merasa ditolak lalu tersangka mengancaman dan meneror korban melalui pesan chat WhatsApp, akhirnya korban menceritakan kejadian tersebut pada guru disekolahnya dan kemudian gurunya melaporkan kejadian tersebut ke kedua orang tua korban.

“Merasa ajakannya ditolak, tersangka mengirim pesan WhatsApp ke korban dan mengancam akan menyebarluaskan tentang perbuatan yang telah dilakukan oleh tersangka terhadap korban, tidak mendapat respon oleh korban, tersangka kembali mengirimkan pesan dengan isi pesan ‘Berfikrilah Sebelum Terlambat’, merasa ketakutan, korban melaporkan kejadian tersebut kepada gurunya,” kata AKP Herrie Pramono.

Adapun barang bukti yang disita dari pelaku yakni handphone milik tersangka yang digunakan untuk mengancam korban, sedangkan barang bukti lainnya baju dan screenshot obrolan chat tersangka dengan korban.

Atas aksi perbuatannya tersangka dikenai Pasal 82 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan hukuman pidana penjara paling singkat 5 (lima) Tahun dan paling lama 15 (lima belas) Tahun penjara dan denda paling banyak 5 Milyar.(*)

Editor : Dainis