Polisi Ringkus Empat Pelaku Sindikat Curas di Batam, 1 Pelaku Pernah Dihukum di Hongkong

  • Bagikan
Sindikat Curas di Batam

KUTIPAN.CO – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri berhasil meringkus empat pelaku sindikat curas yang beraksi di wilayah Batu Ampar, Kota Batam, pada Minggu (15/5/2021). Tiga pelaku merupakan residivis.

“Keempat pelaku yakni Jehan (22), Ryan (31), Rafles (41) yang merupakan residivis pencurian dan Roy (22),” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Kepri, Kombes Pol Arie Dharmanto, Senin (17/5/2021).

Dijelaskan Kombes Pol Arie, kejadian berawal pada hari Jum’at (14/5/2021) sekira pukul 04.15 WIB, korban H (46) terbangun dari tidurnya setelah mendengar suara jendela kamarnya yang telah dibuka.

“Kemudian korban melihat pelaku sudah berdiri dihadapannya dengan menodongkan sebilah pisau sambil mengatakan Diam…Diam,” ucap Kombes Pol Arie.

Sambung dia, karena takut, korban menyerahkan gelang yang dipakainya kemudian pelaku berjalan kearah ruang tamu dan mengambil satu unit HP milik anaknya yang tengah tertidur.

Selanjutnya pelaku menarik gelang emas yang dipakai anak korban hingga terbangun dan menyuruh bergabung di kamar ibunya, lalu pelaku bertanya kembali “mana uang, mana uang” sambil melihat sekeliling ruangan.

“Tak lama kemudian pelaku pergi meninggalkan korban dengan melewati jendela, dimana diluar sudah ada seseorang yang menunggu pelaku dan langsung pergi menggunakan sepeda motor,” ungkap Arie.

Selanjutnya, tim melakukan penyelidikan dilapangan. Sekira pukul 04.15 WIB tim berhasil meringkus pelaku Jehan di kos-kosannya daerah Bukit Samyong, Tanjung Sengkuang dan sekira pukul 04.25 WIB pelaku Ryan yang merupakan residivis kasus pencurian berhasil diamankan.

Saat dilakukan penggeledahan di kos-kosannya ditemukan barang bukti 1 buah Badik, 1 buah tas selempang yang berisi 1 buah Gunting Seng Warna Orange, 1 buah Gunting kecil warna Hitam, 1 buah Pisau Lipat, 1 buah Obeng warna Hitam, 1 Unit HP yang digunakan ke 2 pelaku untuk memasarkan hasil kejahatannya dan 1 unit sepeda motor.

“Kedua pelaku juga sudah beberapa kali (5 atau 6 kali) melakukan tindak pidana curas dan curat di wilayah kota Batam,” jelas Arie.

Dari hasil penyelidikan ke 2 Handphone yang dicuri oleh pelaku sudah dijual ke Roy dan Rafles yang merupakan penadah atau penampung barang-barang elektronik curian.

Kemudian tim melakukan pencarian terhadap kedua pelaku dan berhasil meringkus Roy di depan ATM Foodcourt. Sementara Rafles berhasil diringkus saat akan kembali ke kos-kosan sekira pukul 05.45 WIB.

Dari pengakuan Roy ia telah beberapa kali membeli HP dari Ryan dan Jehan yang mana telah dijual melalui Marketplace Facebook. Sedangkan Rafles mengakui ia telah menggunakan HP yang didapatkan dari Ryan dan
Jehan.

“Pelaku Rafles merupakan residivis pencurian bahkan pernah dihukum di negara Hongkong. Ia juga mengaku telah mencuri 1 unit HP di Golden Prawn dan sudah dijual ke Roy,” tambah Arie.

Saat dilakukan pengembangan terhadap ke 3 pelaku oleh tim secara terpisah, pelaku mencoba melarikan diri dengan cara melawan petugas sehingga tim Opsnal melakukan tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan ke arah kaki pelaku.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 6,3 Juta. Saat ini terhadap pelaku beserta barang bukti telah berada di Ditreskrimum Polda Kepri untuk dilakukan Penyidikan Lebih lanjut.


Reporter : Yuyun
Editor : Fikri

  • Bagikan