Plt Kakanwil Kemenkumham Kepri Tinjau Dua Tempat Penampungan Imigran

WhatsApp Image at

Plt Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kepulauan Riau kunjungi dua tempat penampungan sementara imigran asing dan minta petugas berikan pelayanan terbaik. Adapun dua tempat penampungan sementara imigran asing tersebut yakni di Hotel Kolekta dan Akomodasi Non Detensi (AND) di Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Harris Resort Batam

“Kunjungan ini dimaksudkan untuk melihat secara langsung sarana dan prasarana serta kondisi para pengungsi yang ada pada kedua tempat itu,” kata Plt Kakanwil Kemenkumham Kepri, Agung Rektono Seto, Selasa (29/03/2022).

Agung Rektono Seto mengaku kunjungan tersebut merupakan yang pertama kali ia lakukan dan bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi imigran asing serta sarana dan prasarana di tempat penampungan.

“Ini kali pertama saya mengunjungi penampungan sementara pencari suaka ini untuk melihat seperti apa kondisi mereka serta sarana dan prasarana apa saja yang ada disini,” ungkap Agung Rektono

Kota Batam  merupakan salah satu kota di Indonesia yang memiliki tempat untuk penampungan imigran asing. Para pencari suaka ini adalah orang-orang asing yang melarikan diri dari negaranya yang sudah tidak aman atau dalam kondisi perang, untuk itu Plt Kakanwil Agung Rektono Seto meminta pada para petugas agar memberikan pelayanan terbaik bagi para imigran asing tersebut.

“Para imigran asing yang ada disini haruslah kita perlakukan dengan baik jangan sampai mereka semakin menderita karena imigran-imigran ini meninggalkan negaranya yang disebabkan oleh perang untuk menuju negara ke-3 dengan harapan akan mendapatkan kehidupan yang lebih baik, sehingga para petugas yang ada disini jangan sampai bertindak kasar dan arogan namun sebaliknya kita harus dapat memberikan pelayanan terbaik yang kita mampu,” imbuhnya.

Para Imigran di kedua tempat ini berasal dari berbagai negara diantaranya Afghanistan, Somalia, Pakistan, Palestina dan beberapa negara lainnya. Dari informasi yang diterima jumlah imigran asing atau pengungsi yang berada di Akomodasi Non Detensi (AND) sebanyak 192 orang terdiri dari negara Afghanistan, Somalia dan Sudan.

Sedangkan yang berada di Hotel Kolekta jumlah imigran asing atau pengungsi sebanyak 281 orang terdiri dari negara Afghanistan, Etopia, Irak, Iran, Jordania, Palestina, Somalia dan Sudan.

Saat mengunjungi dua tempat penampungan sementara para imigran asing tersebut, Plt Kakanwil Kemenkumham Kepri Agung Rektono Seto didampingi Kepala Divisi Keimigrasian Morena Harahap dan Kepala Rudenim Pusat Tanjungpinang Mas Arie Yuliansyah Dwi Putra.

Pemkab Karimun