Pj Bupati Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Madrasah Terpadu

WhatsApp Image at

Penjabat (Pj) Bupati Muara Enim, Dr H Nasrun Umar lakukan peletakan batu pertama pembangunan Madrasah Terpadu Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Muara Enim, Kamis (28/4/2022).

Harris Resort Batam

Pembangunan madrasah terpadu berada di lahan seluas 6 hektare yang merupakan hibah dari Pemerintah Kabupaten Muara Enim, terletak di Jalan Trans AD, Kelurahan Pasar I,Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim.

Kegiatan pelatakan batu pertama dihadiri Kepala Kemenag Muara Enim, Azhari Rahardi, Kepala OPD, perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama dan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Pj Bupati mengatakan Pemkab Muara Enim berkomitmen mendukung semangat dan cita-cita Kementerian Agama yang juga ternyata sejalan dengan cita-cita Kabupaten Muara Enim agamis.

“Telah menjadi komitmen dan prioritas program pembangunan kami untuk menjadikan Kabupaten Muara Enim yang religius berlandaskan nilai-nilai agama, hal ini kembali kita buktikan dengan pembangunan Madrasah Terpadu dilahan seluas 6 hektar ini,” kata Pj Bupati.

Ditambah Pj Bupati, pihaknya juga sangat mendukung keberadaan rumah sekolah ataupun lembaga pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai Alquran dan As-Sunnah. Seperti halnya madrasah terpadu Kementerian Agama ini.

“Pemkab Muara Enim berkomitmen, baik secara moril maupun insyallah secara materil untuk mendukung terwujudnya madrasah terpadu ini hingga nantinya dapat dioperasionalkan,” ungkapnya.

Adapun pemilihan lokasi pembangunan Madrasah Terpadu diwilayah Jalan Transad sebagai upaya pengembangan kawasan perkotaan ibukota kabupaten, sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Muara Enim 2018-2038 dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Muara Enim 2019-2038.

Pihaknya memperuntukkan kawasan ini sebagai pendukung kegiatan sosial ibukota kabupaten, salah satunya keberadaan fasilitas pendidikan seperti madrasah terpadu.

“Disamping itu nantinya lokasi ini berada di jalur strategis yang menghubungkan jalan lingkar (ringroad) ibukota kabupaten dengan Kecamatan Lubai dan Kawasan Industri Tanjung Enim (KITE) serta dekat dengan pintu akses jalan tol. Tak jauh dari lokasi inipun terdapat lokasi rencana Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumatera Selatan,” pungkasnya.

Sementara Kepala Kemenag Muara Enim, Azhari Rahardi mengapresiasi Pj Bupati Muara Enim yang telah menghibahkan tanah seluas 6 hektar untuk pembangunan Madrasah Terpadu. Menurut Azhari, hibah lahan tersebut terluas yang pernah diterima Kemenag wilayah Sumatera Selatan.

“Upaya dari Pemkab Muara Enim ini kami pahami sebagai dukungan kepada Kementerian Agama untuk mewujudkan visi sesuai Peraturan Menteri Agama Nomor 18 Tahun 2020, yaitu Kementerian Agama yang profesional dan handal dalam membangun masyarakat yang saleh, moderat, cerdas dan unggul untuk mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berdasarkan gotong royong,” jelasnya.