Copyright © 2020 Kutipan.co

Hi, what are you looking for?

Kutipan Berita

Petani Desa Lanjut Panen Padi Kedua Kalinya

KUTIPAN.CO – Petani di Desa Lanjut Kecamatan Singkep Pesisir Kabupaten Lingga kembali memanen padi untuk kedua kalinya

Hal tersebut disampaikan Kepala Desa Lanjut Abu Samah bahwasanya untuk penanaman padi di Desa Lanjut sudah panen sebanyak 2 kali pada tahun 2019 lalu dan 2020 ini.

“Cukup luar biasa tahap awal penanaman padi dibuktikan dengan keberhasilan panen pertama berhasil ditambah panen kedua juga berhasil. Saat ini tinggal bagaimana nanti para petani kita bisa lebih semangat lagi menambah luas tanam,” kata Abu Samah, Jumat (7/2/2020)

Menurut Abu perhatian dari Pemerintah Kabupaten Lingga sangat luar biasa ditambah lagi pihaknya mendapatkan bantuan alat Rice combine harvester dari Dinas Pertanian Kabupaten Lingga melalui APBN.

“Alhamdulillah kami juga mendapatkan bantuan alat Rice combine harvester atau mesin pemanen padi dari Dinas Pertanian melalui APBN,” jelas Abu

Abu menuturkan, bahwa untuk masa panen padi tersebut kisaran tiga hingga empat bulan sehingga dalam setahun diperkirakan bisa tiga kali panen.

“Untuk jangka waktu panen 3-4 bulan jadi setahun itu bisa 3 kali panen,” tuturnya.

Menurut Abu, saat ini yang menjadi kendala para petani ialah masalah air. Namun pihaknya telah mengusulkan kepada Dinas PU Kabupaten Lingga melalui Musrenbang dan alhamdulilah turun Dana Insentif Daerah (DID) nya.

“Kalau masalah air kita sudah mengusulkan ke Dinas PU melalui Musrenbang dan alhamdulilah tahun ini turun DID nya. Karena ada kendala juga di sistem irigasinya maka itu menjadi harapan kami,” ungkapnya.

Sementara itu, Pengendali Organisme Penganggu Tumbuhan, Fitrial menjelaskan bahwa saat ini untuk petani padi di Desa Lanjut sebanyak 20 lebih orang yang menggarap baik di Dusun I maupun Dusun II.

“Alhamdulillah petani kita sangat bersemangat dalam bertani padi ini, ditambah adanya bantuan alat combine dari Dinas Pertanian Lingga melalui kegiatan APBN pusat, jadi total lahan yang digarap dari dua dusun itu sekitar 9-10 hektar lebih,” jelas Fitrial

Fitrial mengatakan, terkait bibit alhamdulilah tahun ini pihaknya telah mendapatkan bantuan dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kepri untuk dijadikan benih seluas 30 hektar sehingga kebutuhannya itu sekitar 500 kg.

“Jadi nanti peruntukan bibit tersebut akan dibagi ke tiga tempat yakni Desa Lanjut, Desa Panggak Darat dan Desa Bukit Langkap. Sehingga kedepannya kita tidak kesulitan lagi untuk bibit,” terang Fitrial.

Saat ini Fitrial bersama petani Desa Lanjut tengah menggarap kembali dan direncanakan akan ditambah lagi menjadi dua hektar untuk di tanam demplot. Sehingga menarik minat masyarakat agar sama-sama bertani padi.

“Saat ini kita akan menggarap kembali yang kita olah dan kita tambah lagi sekitar dua hektar kita tanam untuk demplot biar kita menarik minat masyarakat agar sama-sama kita bertani padi,” tambahnya.

Penulis : Ramadhan
Editor : KRI

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply