Perubahan PP No. 22 Tahun 2021, PT. Desa Air Cargo Batam Gelar Sosialisasi Pengelolaan B3

  • Bagikan

KUTIPAN.CO – PT. Desa Air Cargo Batam menggelar Focus Group Discussion (FGD) sosialisasi pengelolaan B3 berdasarkan PP No. 22 tahun 2021, bertempat di Sisoding Ball Room Best Western Premier (BWP) Panbil, Batam, pada Kamis (16/12/2021).

Direktur PT. Desa Air Cargo Batam, Kurniawan mengatakan, sosialisasi bertujuan untuk merefreshing customer agar para pengusaha limbah B3 update terkait aturan-aturan terbaru.

“Sosialisasi ini untuk memberikan refreshing terhadap perusahaan limbah agar lebih mengetahui dan lebih mengerti aturan-aturan yang sudah ada,” ucap Kurniawan.

Acara ini merupakan kegiatan tahunan, karena pandemi ada beberapa kegiatan yang tidak bisa diadakan.

“Saat ini kita melihat kondisi Batam sudah hijau, kegiatan Foodcourt ramai dan di mall pun sudah ramai. Kita coba berkonsultasi dengan beberapa pihak termasuk pihak hotel, mereka memberikan ruang dengan ketetapan mengikuti aturan protokol dan dari tim Kementerian tadi juga hadir sebagai narasumber,” tutup Kurniawan.

Ditempat yang sama Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, Herman Rozie, menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada PT. Desa Air Cargo yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.

“Kami dari Pemerintah Kota Batam khususnya DLH sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi ini,” ucap Herman Rozie.

Pasalnya, berdasarkan UU Cipta Kerja No. 11 tahun 2020 kemudian ditindaklanjuti dengan PP 22 tentang pengelolaan lingkungan hidup banyak hal-hal yang baru, otomatis ada beberapa PP yang dicabut salah satunya PP No. 101 tentang limbah B3 non B3.

“Kita ketahui bersama, setiap ada perubahan kebijakan atau aturan tentu ada perubahan teknis pelaksanaan di lapangan. Walaupun mungkin tidak semuanya diubah tetapi dengan adanya perubahan aturan tadi tentu perlu penyesuaian,” jelas Herman Rozie.

Lanjutnya, PT. Desa Air Cargo salah satu perusahaan transporter B3 bersama timnya mengadakan sosialisasi yang diikuti oleh 200 lebih customer mereka.

“Tentu kami pemerintah Kota Batam sangat mengapresiasi dan terimakasih karena salah satu tugasnya yang harusnya dilakukan pemerintah kota Batam saat ini dilakukan oleh pihak PT. Desa Air Cargo. Artinya meringankan beban kita,” tegasnya.

Harapannya dengan adanya sosialisasi tersebut dengan narasumber dari Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah, Bahan Beracun dan Berbahaya (PSLB3) Kementrian LHK tentunya menambah pengetahuan kepada seluruh pengusaha yang menghasilkan limbah B3.

“Selain itu, kedepannya kita berharap pengelolaan limbah B3 di kota Batam jauh lebih baik dan berkontribusi terhadap kebaikan iklim yang ada di kota Batam,” harap Herman.

Herman menambahkan, pihaknya juga berharap kepada perusahaan lain yang berhubungan dengan lingkungan mengadakan kegiatan serupa, artinya dari mereka untuk mereka, hasilnya juga untuk mereka sendiri.

“Yang jelas kita berharap dengan adanya sosialisasi ini seluruh pengusahan yang menghasilkan limbah mereka tau, ternyata dengan adanya perubahan aturan dari PP 101 ke PP 22 ternyata ada perubahan teknis yang harus diikuti,” pungkasnya.

  • Bagikan