
KUTIPAN – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna menerima satu unit Rigid Buoyancy Boat (RBB) sebagai penambahan alat utama (Alut) laut untuk mendukung pelaksanaan Operasi SAR di wilayahnya.
Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, menyatakan bahwa penambahan RBB ini akan memperkuat kemampuan operasional SAR di perairan Natuna maupun di Kepulauan Anambas.
“Alhamdulillah, hari ini kita telah menerima satu unit Alut Laut, yaitu Rigid Buoyancy Boat (RBB), yang akan digunakan untuk memperkuat pelaksanaan operasi SAR di wilayah kerja kita,” kata Abdul Rahman. “Dengan penambahan RBB ini, kami optimis dapat memberikan kontribusi yang lebih baik lagi dalam pelaksanaan operasi SAR, khususnya di wilayah perairan laut lepas pantai.”
RBB yang diberikan oleh Basarnas melalui Direktorat Sarana dan Prasarana tersebut, memiliki spesifikasi panjang 12,8 meter, lebar 3,8 meter, dan tinggi geladak 1,3 meter, dengan mesin penggerak 2×300 HP dan kapasitas 8 orang penumpang. Dengan kemampuan ini, RBB diharapkan dapat meningkatkan efektivitas operasi SAR di wilayah Natuna.
Abdul Rahman juga menyatakan bahwa penambahan RBB ini merupakan bagian dari upaya Kantor SAR Natuna untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapannya dalam menghadapi berbagai situasi darurat di laut. “Kami akan terus berupaya meningkatkan kemampuan dan kesiapannya untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” katanya.
Dengan penambahan RBB, Kantor SAR Natuna siap menghadapi tantangan operasi SAR di perairan Natuna dan sekitarnya, serta memberikan kontribusi yang lebih baik dalam menjaga keselamatan dan keamanan masyarakat. (Mhr)





