Copyright © 2020 Kutipan.co

Hi, what are you looking for?

Karimun

Penumpang Kapal yang Akan Masuk dan Keluar Karimun, Berikut Syaratnya

KUTIPAN.CO – Hingga saat ini tim Satuan Tugas (Satgas) gabungan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karimun, terus bersinergi melakukan penguatan dan pengawasan terhadap pembatasan perjalanan orang dengan moda trasnportasi laut di seluruh pelabuhan Tanjungbalai Karimun.

Hal tersebut berdasarkan Surat Edaran Dirjen Perhubungan Laut Nomor 21 tahun 2020 tentang petunjuk operasional transportasi laut, dan juga sejalan dengan Surat Edaran Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengenai kriteria pembatasan perjalanan orang.

Dimana Satgas gabungan langsung menetapkan 9 ketentuan atau syarat yang harus dipenuhi para calon penumpang yang ingin masuk dan keluar dari wilayah Kabupaten Karimun.

Dansatgas wilayah laut Kabupaten Karimun, Letkol Laut (P) Mandri Kartono mengatakan, Satgas gabungan itu nantinya akan mengawasi lalu lintas penumpang yang turun melalui pelabuhan.

“Jadi masing-masing daerah nantinya akan mengawasi penumpang yang lewat pelabuhan dan Bandara untuk wilayah udara. Untuk penekanan tertentu saat ini tidak ada, namun hanya pembagian tugas yang lebih spesifik,” ujar Mandri belum lama ini.

Secara teknis, penguatan akan dilakukan bagi para penumpang yang hendak bepergian sehingga dinyatakan aman dari indikasi terinfeksi virus Corona.

“Kita perketat pintu masuk dan keluar Karimun, jadi seluruh penumpang maupun calon penumpang wajib membawa surat keterangan dari Dokter berdasarkan Rapid Tes yang menyatakan negatif. Dari pelabuhan luar juga harus melakukan hal yang sama,” tambahnya.

Adapun 9 ketentuan atau syarat yang harus di penuhi para calon penumpang yakni :

  1. Identitas diri (KTP atau tanda pengenal lain yang sah).
  2. Surat Keterangan Negatif Covid-19 berdasarkan Polymerase Chain Reaction (PCR) rapid test atau surat keterangan sehat dari dinas kesehatan/rumah sakit/puskesmas/klinik kesehatan (yang masih berlaku).
  3. Surat Tugas (bagi pegawai ASN, TNI, Polri) yang ditandatangani pejabat setingkat Eselon II.
  4. Surat Tugas (bagi pegawai BUMN/BUMD atau perusahaan swasta) yang ditandatangani Direksi/Kepala Kantor.
  5. Surat Pernyataan yang ditandatangani di atas materai dan diketahui oleh lurah/kepala desa setempat (bagi penumpang yang tidak mewakili lembaga pemerintah atau swasta).
  6. Surat Keterangan dari Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia atau Perwakilan RI di luar negeri (bagi penumpang luar negeri).
  7. Surat rujukan dari rumah sakit (bagi pasien yang akan melakukan pengobatan di tempat lain).
  8. Surat Keterangan Kematian dari tempat almarhum/almarhumah (bagi penumpang dengan kepentingan mengunjungi keluarga yang meninggal dunia).
  9. Surat Keterangan dari Universitas atau Sekolah (bagi mahasiswa atau pelajar)

Editor : Ramadhan
Sumber : G.Baron

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply